Pagi di Merlion Park dan Belanja Coklat di Mustafa Centre (Ngayap-Ngayap ke Melaka - Singapura Day 3 Finish)

Marina Bay Singapura

Ini urutan ceritanya yaaa...







Apa kabar, teman-teman?

Perjalanan kami yang pertama di hari terakhir ini adalah keliling Bugis. Nggak keliling juga deng. Dari hotel, kami menuju jalan raya di seberang Bugis Junction, lalu jalan ke kiri sampai perempatan dan ke kiri lagi. Jalan kaki doang buat lihat-lihat kiri kanan, hahaha... Dan inilah yang kami lihat-lihat...

St. Joseph Church , Bugis Singapura

Bugis, Singapura

Bugis Singapura
Bugis Singapura
Bugis Singapura
Bugis, Singapura
Bugis Singapura
National Library, Bugis, Singapura
Lalu kami kembali lagi dan menuju Bugis Junction. Rasanya ini di lantai 1, kami pun jajan “gorengan” di Old Chang Kee karena di hotel memang nggak disediakan sarapan. Saya pun beli 3 tusukan seharga 5 dollar, dan so far inilah sarapan termahal dalam hidup saya, hahahah... Mau nyari nasi uduk yang 50 cent (alias goceng) nggak ada sih, haha...

Old Chang Kee, Singapura
Old Chang Kee, Bugis Junction, Singapura

Old Chang Kee, Singapura
Mau beli yang mana? Old Chang Kee, Bugis Junction, Singapura
Dari kedai Old Chang Kee ini kami menuju MRT Station Bugis di bawahnya ke Esplanade. Tau nggak mau ngapain? Cuma pingin makan gorengan Old Chang Kee ini di Merlion Park, hahaha... Banyak gaya amat yeee...



Bugis Singapura
St. Andrew Church
Tiba di Merlion Park, waktu itu rasanya lagi ada kayak macam Sea Games gitu. Jadi di Merlion Park lagi ada lomba dayung sepertinya, atau entah apa namanya, haha... Cuma di sebelah sonoan *tunjuk ke kanan, sedangkan kami kongkow di sayap kiri* jadi kami nggak lihat. Cuma denger suaranya aja.

Pas kami lagi duduk dan makan minum, di depan kami melintaslah Opa-Oma yang lagi jalan pagi serombongan kecil dengan seorang tour guide. Mereka kayaknya dari Tiongkok, kalo denger ngerumpinya. Kami bukannya olah raga malah makan dan foto-foto, haha...

Merlion Park, Singapura
Merlion Park, Singapura
Merlion Park, Singapura
Merlion Park, Singapura
Kelar makan, kami kembali berjalan ke arah kiri menuju Esplanade Station. Dari Esplanade ke Merlion Park mah langsung kelihatan si singa yang gede banget, dan rute jalannya pun tinggal ke kiri aja. Sedangkan kalau gedung Esplanade juga yang paling unik karena atapnya tajam-tajam kayak duren. Dari Merlion Park pun kelihatan itu gedung.

Esplanade Singapura
Esplanade, Singapura
Dari Esplanade kami menuju Ghobi Daud, karena mau ke Mustafa Centre untuk beli oleh-oleh. Iya, kalau ke Mustafa Centre enaknya ke Ghobi Daud station aja, kecuali mau ngiterin Little India sekalian ya. Saya lupa jalurnya, tinggal lihat peta MRT aja ya.

Dari exit Ghobi Daud station, tinggal nyeberang dan jalan ke dalam lalu ke kiri. Di lantai 1 Mustafa Centre ini ada parfum. Saya lupa di lantai berapa, pokoknya di atas, kami menuju supermarket-nya.

Di sini saya cuma beli coklat buat adek-adek sepupu dan teman kerja juga karena waktu itu masih kerja di lembaga. Campur-campur seharga 20 dollar deh rasanya.

Lalu kami pun kembali ke Ghobi Daud station menuju Bugis Junction, dan kembali ke hotel untuk packing lalu check out. Dari Bugis station kami menuju Tanah Merah station, lalu ganti MRT menuju Changi Airport.

Tiba di terminal 2, kami makan siang dulu di Burger King. Oh ya, Burger King di sana nggak ada sertifikat halal ya. Rasanya kami samaan beli paket Burger Beef Rendang, Kentang, dan Lemon Tea. Harganya sekitar 8 dollar. Saya nggak sempet fotonya karena udah cepet-cepet mau check in.

Rasanya burgernya nggak jauh beda dengan beef curry. Kentangnya cukup banyak dan bikin kenyang. Kalau menurut saya beda dengan kentang-kentang di fast food sini, haha... Oh ya, nggak ada nasi di Burger King ini, haha...

Selesai makan, kami pun berjalan ke ujung paling kiri dan bengonglah kami ketika lihat kok counter-nya malah Tiger Air, bukan Air Asia. Ngelihat plang lalu kami pun tersadar kalau masih di terminal 2, hahaha...

Cepat-cepat kami berjalan balik ke kanan paling ujung menuju tempat naik sky train, ketika perut baru aja diisi dengan makan siang, haha... Kami pun menuju terminal 1, nah baru inilah bener kalau di ujung paling kiri ada counter-nya Air Asia, hahaha...

Proses imigrasi keluar saya berjalan lancar hingga masuk ke dalam pesawat. Kami duduk misah-misah. Sore itu sedang hujan, dan mungkin ini alasannya pesawat belum juga take off sampai rasanya setengah jam. Di dalam pesawat ini dibagikan juga cukai form yang mesti diisi.

Akhirnya Air Asia pun membawa kami kembali ke Soekarno Hatta Airport terminal 3. Selesai sudah ngayap saya ke Singapura dan Melaka. Thanks a lot Mba Piet dan Mba Ninna untuk ngayap-ngayap serunya. Maaf kalau saya banyak menyusahkan, terlebih tragedi kartu MRT ketinggalan di toilet Bugis Junction, hahahah...

Besoknya begitu kembali bekerja dan bagi-bagi coklat dan selai durian (Ada yg dikasih coklat dan ada yang dikasih selai durian. Nggak bisa ngasih dua-duanya karena saya bukan orang tajir), nggak lama kemudian, terdengarlah bisik-bisik di satu ruangan...

“Dia ngasih apa?”
“Selai duren kecil banget, cuma buat sekali makan.”
“Cuma itu??? Pelit ya, padahal ke Singapur juga...”

Durian Jam, Melaka
Selai Durian, Melaka
Hahahaha... 18 ringgit plus 2,5 SGD tabungan yang saya keluarkan untuk berbagi bahagia dengan mereka. (Mungkin untuk orang tajir, ini duit yang nggak seberapa.) Plus doa saya supaya 2 pack selai duren yang saya beli itu “lolos sensor”. Berani beli juga karena nebeng bagasi sama Mba Piet. Kalau masuk cabin mah nggak berani, haha... Iya yang saya bagi ke mereka cuma 1 pack karena 1 pack lagi untuk saya bagi-bagi dengan orang rumah.

Makasih banyak ya udah mampir... Moga teman-teman yang juga pingin ke Singapura dan Melaka, doanya didengar segera. Rezeki dan kesempatannya selalu dimudahkan...

Selanjutnya saya mau cerita ngayap saya ke Kuala Lumpur dan Melaka (lagi) ya. Apakah saya jadi bisa nyobain naik perahu di Melaka river? Haha...