Ceker Sambal Rawit Terasi


Apa kabar, teman-teman?

Kalau buat sebagian orang, ceker merupakan bagian dari ayam yang enggak banget untuk dimakan, haha... Tapi ada yang juga yang malah menjadikan salah satu makanan favorit. Kulineran serba ceker pun sekarang juga udah cukup banyak ya.


Kalau saya termasuk yang di pertengahan, haha... Saya suka menyantap ceker, tapi nggak favoritin amat. Selain dibikin sup, ceker juga biasanya saya masak kering, salah satunya dipadukan dengan Sambal Rawit yang udah saya tulis di post sebelumnya ya.

Memilih ceker, pastinya kita pilih yang masih segar ya. Kalau ada nempel-nempel darah, saya akan potong di bagian itu. Kalau memang ternyata mendominasi, ya udah saya buang aja. Makanya kadang kalau belinya 5 pasang alias ada 10 biji, bisa kebuang sampe 3, haha...

Lalu kalau ada kukunya, dipotong dulu. Ya namanya juga ayam, nggak bisa potong kuku ndiri sampe dia mati, haha...

Terkadang kalau lagi rajin, lapisan awal kulitnya saya buang setelah direbus, jadi lebih gampang. Tapi kalau ceker yang difoto ini, kulit paling atasnya nggak saya buang. Kenapa mesti saya buang? Karena makan ayam, kami nggak dibiasakan untuk memasak dengan kulitnya.

Segini aja sih yang saya lakukan kalau memilih ceker. Yuk sekarang kita siapkan bahan-bahannya:


Untuk rebusan ceker
4 pasang ceker
1 siung bawang putih
Secukupnya garam
½ ibu jari jahe
+_ 2 gelas air (gelas belimbing)


Sambal Rawit Tomat Terasi
10 buah cabe rawit hijau
5 buah cabe rawit merah
1 siung bawang putih
Sedikit garam
¼ terasi sachet
1 tomat merah kecil
2 – 3 sdm minyak goreng

Lalu cara masaknya:

Pada bumbu rebusan ceker, giling bawang putih dan garam. Jahe nya enggak ya, cukup dikupas aja.

Rebus ceker dengan bumbu giling, jahe, dan air. Gunakan api pelan menuju sedang ya, kurang lebih 10 s/d 15 menit. Lihat aja kalau cekernya udah empuk. Merebus ceker ini emang nggak lama, karena dagingnya kan cuma dikit banget.

Tiriskan ceker.

Giling cabe rawit hijau, rawit merah, bawang putih, dan garam. Letakkan di mangkok.

Belah empat tomat, lalu iris dadu. Gabungkan dengan adukan sambal.

Masukkan terasi ke adukan sambal.

Panaskan minyak, siram ke adukan sambal lalu aduk hingga merata sembari dibejek tomat dan terasinya dengan sendok. Minyaknya masukkan 2 sdm dulu ya, kalau kurang, tambahkan 1 sdm lagi.

Aduk ceker dengan sambal rawit. Diamkan sekitar 5 menit biar bumbunya meresap.


Sambalnya ini memang cuma nempel-nempel doang di cekernya, tapi pedesnya cukup bikin kelojotan, haha... Kadang saya nggak menggunakan rawit merah. Cukup rawit hijau 15 buah aja.

Kalau teman-teman kurang doyan ceker rebus gini, biar digoreng dikit aja. Atau kalau kurang suka dengan sambal rawit yang menggunakan terasi, bisa pakai yang rawit yang satunya lagi, bisa lihat resepnya di post sebelumnya ya.

Makasih banyak ya udah mampir. Selamat mencoba...


No comments:

Post a Comment

Makasih banyak ya teman-teman udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen akan melewati jalur sensor dulu yaaa...

BTW don't call me "Mak" or "Bunda" cause I'm not Emak-Emak or Bunda-Bunda :P