Resep Asam Padeh Daging Sapi

Resep Pangek Daging Sapi

Apa kabar, teman-teman?

Kalau ngomongin kuliner Asam Padeh, biasanya memang identik dengan ikan tongkol. Asam padeh, yang kalau dalam bahasa Indonesia artinya asam pedas, merupakan salah satu kuliner Minang yang dimasak tanpa menggunakan santan.


Selain rasanya yang asam dan pedas, penggunaan daun kunyit juga bikin masakan Asam Padeh jadi punya rasa yang khas. Biasanya untuk asamnya ini saya menggunakan belimbing wuluh, kurang lebih 10 buah yang ukuran sedang. Abis itu tinggal ditambahkan 1 buah tomat merah aja yang udah diiris-iris.

Karena belimbing wuluhnya lagi nggak ada, jadi untuk asam padeh yang kali ini saya buat, cukup menambahkan 2 buah tomat merah aja. Rasa asam segarnya pun jadi pas. Kalau memang rasa asamnya masih kurang, bisa juga ditambahkan 1 buah asam kandis.

Memasak Asam Padeh memang menggunakan cabe yang halus. Makanya saya selalu menggunakan cabe giling aja, karena di warung ibu sayur dekat rumah juga menjual cabe giling yang bagus. Kalau di pasar, biasanya juga ada cabe giling yang kita bisa memilih cabe merahnya langsung, lantas minta digiling.

Penggunaan cabe dan juga belimbing wuluh atau tomat ini tentunya disesuaikan dengan selera kita aja. Kalau saya menggunakan 2 sdm cabe giling untuk rasa Asam Padeh yang cukup pedas. Jadi nggak kelewat pedas ya, haha... Kalau memang teman-teman mau menggiling sendiri atau menggunakan blender, kurang lebih cabe merahnya ini 15 – 20 buah ya.

Selain menggunakan ikan tongkol, Asam Padeh juga suka saya masak dengan daging sapi. Bumbunya sih sama aja, cuma bawang putihnya aja yang perlu ditambahkan. Oh ya, karena menggunakan daging sapi, jadi saya menggunakan lada dan ketumbar juga ya, biar daging sapinya makin enak.

Asam Padeh juga enak untuk dicampurkan dengan tempe maupun kacang panjang. Kali ini saya masaknya menggunakan tempe ya. 

Cara membuat Asam Padeh Daging Sapi, ini dia bahan-bahan yang perlu disiapkan:

250 gram daging sapi, potong-potong
½ - 1 papan tempe, potong-potong
2 sdm cabe giling / +_ 15 – 20 cabe merah, haluskan

2 buah tomat, belah 4, iris-iris
1 lembar daun kunyit, potong-potong. Kalau kecil, gunakan 2 lembar aja

300 ml air untuk merebus daging
500 ml air untuk memasak asam padeh


Bumbu gilingnya:

7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt lada

1 sdt ketumbar
Secukupnya garam

Lalu ini ya cara memasak Asam Padeh Daging Sapi:

Rebus daging sapi dengan 300 ml air hingga airnya tinggal sedikit. Gunakan api pelan, sembari bersihkan busa daging.

Kalau sisa airnya keruh banget, tiriskan aja daging sapinya. Kalau memang masih terlihat bening, campurkan aja 500 ml air lagi. Masukkan tempe, bumbu giling, cabe giling, tomat, dan daun kunyit. 

Masak hingga kuah mengental. Gunakan api pelan aja, biar daging sapinya empuk.

Resep Pangek Daging Sapi
Asam Padeh Daging Sapi
Asam Padeh Daging Sapi yang saya masak ini menggunakan daun kunyit yang diiris halus, jadi bisa ikut dimakan daun kunyitnya. Rasanya cukup pedas dan pastinya asam segar. Cukup praktis kan masaknya. Yang agak lamanya itu ya merebus dagingnya, karena saya memang nggak punya panci presto.

Makasih banyak ya teman-teman udah mampir. Moga bisa jadi rekomendasi masakan teman-teman ya...


3 comments:

  1. Mbak, isiannya harus daging sapi? Biasanya daging sapi bagian mana?

    ReplyDelete
  2. Ooohh asam padeh ini biasanya buta ikan tongkol ya? Tongkol basah dan keirng bisa kan ya? Kalo pakai daging sapi enak juga kayaknya. AKu lupa2 ingat udah pernah coba masakan Minang yang satu ini belum ya? Hihihihi... Jadi daun kunyitnya bisa sekalian dimakan nih? Idem, aku juga belum punya panci presto wkwkwkwk :D

    ReplyDelete
  3. Makasih juga buat resepnya yang menggoda selera begini Miss.. kalau denger kata Minang emang langsung tertuju dengan kuliner khasnya yg pedas begini ya. Daun kunyit diiris2 wahhh baru tahu malah Miss biasanya gw tahunya yg diiris daun jeruk ya. Ehh daun kunyit bisa juga to ternyata.

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P

Mohon maaf untuk komen cuma bisa untuk akun yang punya G+ ya :)