Kitchen Tour ke Aerofood ACS – Part of Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup

Apa kabar, teman-teman?

Kalau buat saya, adanya makanan dan minuman yang disediakan di pesawat, merupakan satu hal yang nggak kalah pentingnya. Banyak orang yang terkadang nggak sempat sarapan, karena mesti mengejar penerbangan di pagi hari. Jadi ketika snack dibagikan untuk penerbangan jarak dekat, ini menolong banget kan.


Terlebih lagi bagi yang melakukan penerbangan jarak jauh. Menu makanan utama pastinya sangat dibutuhkan, biar nggak lemes begitu sampai di bandara tujuan, haha...

Dibalik makanan dan juga snack siap santap di dalam pesawat, pastinya ada tim yang menyiapkan. Pas udah berkunjung ke dapur raksasa Aerofood ACS – catering service bagian dari Group Garuda Indonesia, saya pun jadi tahu kalau makanan dan minuman yang enak-enak di pesawat Garuda Indonesia, ternyata ada proses memasak yang luar biasa.

Nggak cuma tentang cara mengolah bahan mentah menjadi makanan lezat aja, tapi juga tentang kebersihan yang dijaga sebegitu detail-nya. Dan sekarang, saya mau berbagi cerita sama teman-teman semua ya...

Garuda Indonesia Grup
Blogger Visit & Kitchen Tour Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Kamis pagi 20 Desember 2018, dari Cipinang, saya menuju kantor Aerowisata Park di  Tebet. Dari sini, bareng temen-temen food bloggers yang lain, rombongan kecil kami siap berangkat menuju Aerofood ACS di bandara Soekarno Hatta.

Inilah pertama kalinya saya ke bandara Soetta tanpa bawa gembolan ransel, haha... Kurang lebih jam 9, tibalah kami di Aerofood ACS.

Wow, ada pemeriksaan seluruh badan, macam mau naik pesawat. Setelah dinyatakan kalau saya perempuan baik-baik, haha...  kami pun naik ke lantai 2.

Oh iya kalau tamu lainnya, biasanya akan diminta untuk mengisi quisioner dulu - akan tujuan kedatangan ke Aerofood ACS. Kami juga mengisi, tapi di dalam ruangan pas mau keliling dapur.

Nggak lama kemudian, teman-teman yang naik mobil berbeda pun juga udah datang. Kami icip-icip snack dan minuman dulu, sembari menunggu acara dimulai. Berasa naik Garuda penerbangan dekat deh, haha... karena snack yang disajikannya ini memang untuk yang di pesawat juga.

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup



Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Nggak lama kemudian acara pun dimulai. Satu-persatu kami kenalan dengan para petinggi Aerofood ACS:

Bapak Afdal Amir – Vice President Corporate Marketing
Bapak Emil Fadilah – Vice President Industrial
Bapak Eko Setiyabudi – General Manager Industrial
Bapak Richard P. Haris – Senior Manager Brand & Marketing Strategy

Bukan setahun dua tahun, pemirsahhh... Tapi Aerofood ACS ini udah eksis selama 44 tahun lamanya, woww... Semua dimulai pada tanggal 23 Desember 1974, PT. Aero Garuda Dairy Farm yang berbasis di Hong Kong, memulai bisnisnya di bandara Kemayoran dan juga Halim Perdana Kusuma.

Seiring perjalanan bisnisnya, nama PT pun berganti nama menjadi PT. Angkasa Citra Sarana Catering Service. Lalu pada tahun 1991, bisnis di bidang jasa catering ini pun memiliki commercial name yaitu Aerowisata Catering Service.

Hingga pada tahun 2010, sebuah rebranding pun dilakukan dengan nama PT. Aerofood Indonesia, dengan commercial name-nya Aerofood ACS.

Selama 44 tahun berkarya, Aerofood ACS merupakan bagian dari holding company PT. Aerowisata, anak perusahaan dari Flag Carrier Indonesia yaitu PT Garuda Indonesia (Persero), TBK. Sebuah bisnis In-Flight Catering atau jasa boga penerbangan bertaraf internasional.

Saat ini Aerofood ACS juga udah punya 9 dapur In-Flight Catering di Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Denpasar, Lombok, Balikpapan, Medan, serta di Pekanbaru.

Karena Garuda Indonesia Grup, tadinya pikir saya, menu-menu di Aerofood ACS ini cuma ada di pesawat Garuda Indonesia dan Citilink aja. Ternyata di beberapa penerbangan internasional ke Indonesia, kita juga bisa menikmati menu-menu spesialnya Aerofood.

Ini dia beberapa penerbangan yang juga menyajikan makanan dan minuman terbaik dari Aerofood:

Singapore Airlines, Cathay Pacific, Japan Airlines, Qantas, Saudia Airlines, Emirates, Jetstar, Korean Air, Hongkong Airlines, Silk Air, Malaysia Airlines, Dragon Airs, Asiana Airlines, Air New Zealand, Vietnam Airlines, Philippine Airlines, China Airlines, Virgin Australia, Royal Brunei, Eva Air, Air Asia, dll.

Lalu untuk Commecial Airlines secara grup, ada Garuda Indonesia, Citilink, NAM Air. Ada juga Charter Flight, Private Jet, VVIP & VIP, juga untuk Haji & Umrah, serta pesawat Kepresidenan Republik Indonesia.

Makanan siap santap di pesawat, mungkin teman-teman ada yang mikir nih, haha... Ah palingan dimasaknya cepet-cepet asal mateng aja. Kalaupun rasanya enak, mungkin tinggal dikasih bumbu instant doang.

Ternyata selain rasanya yang enak, dalam satu menu itu kadar gizi seimbangnya juga diperhatikan. Pastinya kita nggak mau kan, kalau turun pesawat malah jadi kurang gizi, hahahah... Selain takaran gizi yang diatur langsung sama ahli gizi, ternyata keamanan pangan juga sangat-sangat diperhatikan.

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Dalam sehari, dapur raksasa Aerofood ACS ini masak bisa sampai 120 ribu porsi. Dapur yang memproduksi makanan selama 24 jam tanpa henti. Pas ngelihat videonya, semua pekerjanya pada cekatan banget.

Makanan sebanyak itu berapa orang yang masak? Ada 400 chef yang siap menciptakan menu termantap dengan cepat. Kalau orang macam saya yang ngiris bawang aja bisa ngabisin waktu 10 menit, mungkin sehari juga bakalan dipecat ya, hahahah... 

Tim Recipe Development juga terus berinovasi menciptakan menu yang enak-enak dan sehat, biar penumpang nggak pada bosan dengan menu yang itu-itu melulu.

Aerofood ACS udah punya sertifikasi halal MUI. Jadi walau menunya Asia, Japanese, maupun Western, serta dimasak oleh chef mancanegara, tapi bahan-bahan serta bumbunya hanya menggunakan yang halal ya.

Selain catering service untuk pesawat, Aerofood ACS ini juga perusahaan catering untuk perusahan-perusahaan, atau yang lebih dikenal dengan Aerofood ACS Industrial Service. Kalau catering for industrial services ini nanti saya tulis pada post selanjutnya ya, sekaligus review makan siang kami, yang merupakan menu-menu biasa disajikan di beberapa perusahaan yang bekerja-sama.

Kurang lebih ini cerita yang dibagikan oleh tim petinggi Aerofood ACS. Selanjutnya chef andalan Aerofood ACS menyajikan menu-menu dari first class Garuda Indonesia. Kuliner lokal yang makin mendunia dan pastinyaaa... bikin mendadak lapar, hehe...

Di antara beragam menu, mungkin ada yang menjadi menu favoritnya teman-teman ya kalau pas lagi naik first class-nya Garuda Indonesia...

Garuda Indonesia Grup
Nasi Rendang - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Nasi Sate Lilit Urap - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Lontong Sate Ayam - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Gado Gado - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Asinan - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Aneka Dessert

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup

Tampilannya enak-enak banget ya. Sebagian menunya ada yang saya cobain juga pas lagi makan siang. Dan beneran nggak cuma cantik tampilannya aja, tapi rasanya pun juara...

Selesai cekrek-cekrekkk yang bikin laper juga, haha... Inilah moment yang paling ditunggu-tunggu... yaitu jalan-jalan keliling dapur Aerofood ACS yang super gedeee... horeyyy...

Eh iya, sebelum dibolehkan Kitchen Tour, kami mulai mengisi quisioner dulu. Salah satu yang diisi adalah suhu tubuh. Kami dicek satu-satu, kayak gini...

Garuda Indonesia Grup
Pengecekan suhu tubuh - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup 
Alhamdulillah, suhu tubuh saya masih termasuk sehat, haha... Jadi boleh dong ikut jalan-jalan keliling dapur, yeayyy... Lalu ada lagi yang mesti di-checklist, misalnya apa punya penyakit macam diare atau hepatitis. Udah gitu ada pertanyaan tujuan kami untuk Kitchen Tour ini.

Setelah semuanya beres, mulailah kami memakai “jas” khusus, masker, dan penutup kepala. Kalau yang berhijab, ada penutup kepala khusus juga. Oh ya, untungnya kami semua memang pakai flat shoes, jadi nggak ada yang disuruh nyeker karena pakai high heels, haha...

Handphone dan kamera juga nggak boleh dibawa masuk. Jadi semua foto yang ada di Kitchen Tour ini merupakan hasil difotoin tim Aerofood ACS.

Yuhuuu... perjalanan pun dimulai dengan menuju lantai produksi. Mulai dari penerimaan raw materials macam daging, buah, sayur, makanan kalengan, dan sebagainya. Lalu raw materials ini dicuci dengan menggunakan klorin 50 – 100 ppm.

Garuda Indonesia Grup
Ruang Produksi - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Nggak cuma sekedar cuci bersih aja. Raw materials itu pun masuk ke dalam lab dulu untuk dicek, apa bahan-bahan tersebut udah bebas bakteri. Kalau udah dinyatakan fresh oleh bagian lab, barulah disimpan di storage untuk siap dimasak oleh bagian kitchen.

Inilah yang saya bilang, kalau tentang keamanan pangannya benar-benar sangat diperhatikan. Oh iya, terus kami juga melihat yang namanya fish room, chicken room, serta beef room. Jadi tiap daging aja “diurusnya” di ruangan berbeda, dan masing-masing ruangannya cukup besar.

Garuda Indonesia Grup
Cuci tangan sebelum jalan jalan - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Dari ruang produksi, perjalanan kami lanjut menuju ruang kitchen. Sebelum masuk kitchen area, kami diminta untuk cuci tangan lalu. Kembali kami melakukan pemeriksaan.

Langkah kami tiba di ruangan Pastry & Bakery. Yang udah pasti, aroma roti dan kue-kue pun menguar, haha... Wangi-wangi bangettt... Snack lainnya macam pudding, cokelat praline, serta jajanan pasar juga dibuat di sini.

Garuda Indonesia Grup
Melapar bareng di ruang pastry, hehe... - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Berapa kue yang dibuat setiap harinya? Bisa kisaran 35 ribu – 50 ribu kue saat high seasons begini, olalaaa... Oh iya, kami juga kenalan dengan Chef Osawa, yang pastinya spesialis masakan Jepang dan udah jago berbahasa Indonesia, hehe...

Lanjut kami mengintip ruangan Hot Kitchen. Di ruangan inilah para chef sibuk memasak menu Indonesia, Japanese, Western, dan juga Chinese. Para chef-nya juga dari mancanegara. Kalau untuk masakan first class, ruangan Hot Kitchen-nya ini beda, karena menggunakan raw materials yang berbeda juga.

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Semua masakannya udah matang, saatnya dibekukan dalam suhu kurang dari 5 derajat, untuk menjaga kadar higienis dan bebas bakteri.

Dari Hot Kitchen, kami menuju Cold Kitchen. Di sinilah disiapkannya macam salad dan sandwich. Ini sama ya, nantinya akan dibekukan juga. Oh iya, ruangan khusus es batu juga ada lho, hehe...

Garuda Indonesia Grup
Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Sebelum dibekukan juga ada pengecekan akhir, biar makanannya nggak ada benda-benda tak terduga yang ikut masuk (misalnya rambut, dll)

Kami pun tiba di ruangan akhir, yaitu makanan dan minuman siap untuk dibawa pada truck atau mobil yang juga ada pendinginnya. Nggak cuma makanan dan minuman serta alat makan minum aja, tapi macam selimut dan majalah, juga disiapkan dari Aerofood ACS.

Wahhh... saya baru tau kalau Aerofood ACS juga menyediakan selimut, majalah, headset, dan sebagainya juga. Lengkap banget ya.

Jadwal penerbangan juga ada di sebuah papan besar. Segala kebutuhan dihitung sesuai dengan jumlah penumpang. Nah makanya, kalau bisa jangan sampai kita check in ketika last minutes ya, karena kasihan lho tim makanan dan barang jadi mesti nganter kebutuhan tambahan lagi, sedangkan jarak dengan maskapai kan nggak dekat juga.

Semua food, beverages, dan juga materials lainnya yang siap angkut, pastinya udah melewati security check akhir. Jadi dipastikan udah nggak ada barang-barang berbahaya.

Garuda Indonesia Grup
Yeayyy... sampe di atas, banyak truknya - Aerofood ACS - Garuda Indonesia Grup
Terakhir, kami pun tiba di atas dengan melihat deretan truck yang mondar-mandir. Ada yang besar dan kecil juga, sesuai dengan kebutuhan logistik maskapai.

Selesai sudah Kitchen Tour kami ke dapur raksasa Aerofood ACS. Wow luas banget ternyata. Kembali kami menuju ruangan untuk ngobrol-ngobrol dengan Chef Osawa dan juga Chef Eddy, yang dilanjutkan dengan makan siang.

Ini sedikit video keseruan kami selama di sana ya...


Ceritanya bersambung ya pada postingan selanjutnya, hehe... Ada menu-menu yang disajikan untuk business class serta menu prasmanan untuk catering perusahaan. Dan satu lagi... ada minuman favoritnya RI 1, uwewww...

Makasih banyak ya teman-teman udah mampir. Ayo incer-incer dulu menunya untuk naik pesawat nanti, hehe...


Untuk info lengkapnya, cuss aja ya ke:

www.aerowisatafood.com
www.linkedin.com/company/aerofoodacsindo
www.instagram.com/aerofoodacsindo
www.facebook.com/aerofoodacsindo

46 comments:

  1. duuuh jd pengen liat lgs juga mba cara pembuatan makanan pesawat komersial gini :). garuda lumayan enak kalo makanannya.. walopun aku blm prnh coba yg utk penerbangan long haul flight... tp saudi airlines , sq dan mas juga dari mereka yaaa? saudi kmrn enak tuh pas aku umroh.. walopun pulangnya ke jakarta rasanya medok arab banget ;p.. mungkin pas balik jkt, cateringnya bukan dr aerofood lg yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Mba Fanny free at that time mah udah kita ajuin, haha... Food Blogger terkeceh gini. Iya kalau yang penerbangan internasional dari sini yang makanannya dari Aerofood.

      Delete
  2. Masyaallah keren banget ini mbak, pasti jadi pengalaman yg luar biasa. Aku dulu mau PKL di sini tertunda karena masalah perizinan yg sangat ketat. Terimakasih sudah sharing gimana kegiatan di dalam 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kita bertamu pun pemeriksaannya juga luar biasa mba, hehe...

      Delete
  3. Udah lama banget ya, 44 tahun. Nggak kebayang sibuknya para pekerja di Aerofood, harus cekatan. Karena makanan yang disiapkan nggak cuma seratus lima ratus tapi ribuan,heuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, orang model saya yang masaknya lelet2 gak kepake dah, haha...

      Delete
  4. Kayaknya kita sama deh, bakal dipecat. Krn ngiris bawang bisa 10 menit.. hahaha.. seru banget ya, bisa berkunjung ke dapurnya aerofood. Asli saya juga baru tau kalau merchendisenya garuda yg supply dr Aerofood. Keren lah perusahan catering ini bs sampai 44 tahun. Perlu effort tinggi tuh utk mencapai diusia tsb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha mulai sekarang kita mesti belajar masak cepet ya, kaya chef di Aerofood :D

      Delete
  5. Alhamdulillah senang banget mba bisa liat dapurnya langsung. Aku selama ini takjub juga makanan yang disediakan di pesawat slalu fresh dan rasanya enak-enak. masih panas ;)

    ReplyDelete
  6. Seru banget ya miss, bisa ikutan kitchen tour dan kepoin dapurnya Garuda hehehe. Jadi tahu prosesnya deh, baru tahu juga ada pengecekan suhu tubuh sebelum visit tour dapurnya. Itu enak-enak banget yang dipoto bikin ngiler hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kalau lagi flu gitu nggak boleh masuk dapur, hehe...

      Delete
  7. seru banget ya miss bikin nambah wawasan tentang industri kuliner deh

    ReplyDelete
  8. Mbaaa aku penasaran banget.. ah mauu ikut. Hahaa..
    Nasi rendangnya yaampun pagi2 ginii. Pasti SOP nya cakep ya. 120ribu porsi, waaaaw

    ReplyDelete
  9. Minuman RI 1 pasti jus kacang ijo dingin deh, krn aku prnh liputan di istana presiden dulu kalau naik pesawat presiden pasti minta tuh minuman. Enaaak banget deh. Duh, kalau garuda mah ngak usah ditanya, makannya selalu juara!

    ReplyDelete
  10. Waaaah asiknya bisa diundang ke acara seperti ini. Aku suka nonton acara di Nat Geo tentang catering utk maskapai2 internasional. Saking menariknya, anakku sampai pengin kuliah di juruan gizi yg mengarah ke industri catering begini. Thanks sharingnya, aku kasih anakku biar dibaca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba bisa jadi tim Recipe Development nih kalau ngerti tentang takaran gizi. Apalagi Aerofood juga ada di beberapa daerah ya :D

      Delete
  11. Widiiiih hebat banget ya dalam sehari bisa bikin 120.000 porsi dengan tangan2 400 chef yang hebat2 😍 Makanan2nya kelihatan enak yang rapiiiii penampilannya. Ternyata udah eksis selama 44 tahun ya Aerofood ini. Iyalah.. kita kan penumpang pesawat juga pengen dapat makanan yang higienis, lezat dan nikmat ya. Mantap deh jadi tau ceritanya 👌🙂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya selain rasa, tampilan makanannya juga juara ya. Apalagi kalau untuk catering anak2 dan orang sakit, mesti dengan tampilan yang menggugah selera, hehe...

      Delete
  12. ga tahu kenapa aku kok demen yaa ama makanan di pesawat :D
    senengnya chef nita ikut ngintipin langsung.
    diukur suhu? jangan2 kalo aku seandainya waktu itu ikut, suhuku lagi spaneng krna mplu :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha saya pun deg2an karena agak flu juga, tapi suhu tetap ok kok. Iya makanannya enak2 banget ya :D

      Delete
  13. Wow banget, semuanya terkontrol dengan sangat-sangat bagus. Menjaga makanan dari Aerofood ACS tetap sempurna tanpa adanya hal-hal yang merugikan. Salut banget, ada 400 chef yang setiap saat dengan cekatan membuat hidangan, terus sudah bersertifikat Halal dari MUI, sehingga kita tidak perlu lagi kalau makan di pesawat.

    Dan ya, saya setuju dengan adanya hidangan di pesawat, karena itu bisa mengganjal perut saya ketika lapar. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya 400 chef dengan dibantu tim masak lainnya. Karena masaknya emang banyak amat sih, haha...

      Delete
  14. Ooh dalamnya gini, hygiene ya. Dulu, mah ke ACS pas urusan kerja doang, gak lihat sampe dalam. Saya akui, kalau makanan di garuda lebih enak. Saya doyan makan di pesawat. Biar kata orang, kalau di atas pesawat tu makanan berubah jadi gak enak. Saya mah enak-enak aja.
    Dirimu bruntung banget deh mba bisa ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha selera dia buruk mungkin, ehhh... Iya pas lagi libur ngajar eh diajak jalan2 ke bandara, hehe...

      Delete
  15. Aku bayanginnya sampai terkagum-kagum...duh 35-50 ribu kue saat high season we-o-we!
    Yang aku suka dari naik pesawat adalah kalau ada makanannya hahaha. Beneran, aku kan punya phobia ketinggian nih Mbak..Jadi kalau ada dikasih permen, dibagi makan, ada bacaan, atau in flight entertainment gitu jadi teralihkan phobia-ku.
    Apalagi makanan ACS ini- yang biasa di Garuda memang enak-enak nih...
    Dan ternyata proses sampai tersaji di depan kita sedetil itu.
    Kereeen!
    Ditunggu lanjutannya Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya magazine-nya juga disediakan Aerofood nih. Mba Dian mah udah nyobain perjalanan jauh ke Eropa ya :D

      Delete
  16. Wow, luar biasa ya.. hitungannya udah ratusan ribu porsi. Beruntung banget dirimu bisa ikutan ke melihat langsung aktivitas mereka. Dan yang baca jadi seolah ikutan juga :D
    Kalau Garuda memang makanannya oke. Pantaslah ya, ternyata memang disiapkan dengan sepenuh hati.
    Ditunggu cerita lanjutannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya luar biasa persiapannya ya sampai akhirnya penumpang bisa menikmati dengan senang :D

      Delete
  17. Beneran membuka mata aku deh mbak dengan tulisan ini. Ya dulu aku berpikir juga makanan di pesawat paling asal matang aja. Eh lewat tulisan ini aku baru tau kalau di aerofood ACS ada tangan-tangan chef handal yang sukses membuat makanan bergizi dan lezat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya prosesnya lebih2 dari orang masak sendiri di rumah, hehe...

      Delete
  18. Masakan di Garuda emang selalu enak krn pasti deh bahannya premium. Paling enak kalau abis traveling,pulangnya naek garuda bisa lepas kangen lidah sama masakan indonesia heheheh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak Mutie nih yang udah sering nyobain traveling dengan Garuda ya :D

      Delete
  19. aku penasaran, mba...satu shift ada berapa orang yang bertugas? pada dapurnya luas banget dan alat-alatnya udah canggih ya? pengen deh liat langsung :)
    belum pernah ngerasain long flight nya Garuda sih, paling jauh ke Singapore doang dan ga dapat makan kan, cuma dapat snack. Waktu ke Amsterdam pengennya naik Garuda, tapi waktu itu naik Emirates. Tapi liat gambarnya aja kayanya makanannya enak-enak ya, pasti cocok sama lidah saya.:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di beberapa penerbangan int dari sini, juga ada catering-nya yang dari Aero ya :D

      Delete
  20. Aku pernah lihat di youtube tentang pengolahan makanan khusus untuk di pesawat gini. Memang semuanya serba higienis ya. Trus aku kaget lihat postingan ini ternyata ga cuma di luar negri aja yg higienitas nya beneran dijaga. Di sini juga ya, sampe ada pemeriksaan suhu tubuh segala buat masuk ke dalem nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kalau orang2 yang memang lagi sakit, walau flu juga nggak boleh masuk ke area dapurnya, hehe...

      Delete
  21. Baru aja tadi siang ngomongin naik pesawat sama anak-anak. Trus bayangin makanannya. Eh ini baca tentang Aerofood. Hehe.
    Juara banget yaa dapur dan segala macemnya. Menu-menunya menggoda selera banget deh, secara buat Garuda Indonesia gitu lho yaa.. eh dan ternyata nyediain selimut dkk juga yaa. Luar biasa.
    TFS ya, Mbak 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah2an kita ada rezeki berlimpah biar bisa naik Garuda sering2 ya mba, hehe... Iya menunya emang menggoda banget ya...

      Delete
  22. Huaaa, ternyata punya dapur super gede sendiri ya Mbak. Kirain itu kerjasama dengan toko kue lokal, misalnya. Steril banget ya Mbak tempatnya, pengecekan berlapis untuk memastikan semua aman terkendali yaahh.
    Dan jenis masakannya juga enak-enaaakk yaaah, jadi bingung pasti nyicip-nyicipnya, hihihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya semuanya produksi di dapurnya, Mba. Emang partai super besar ya, hehe...

      Delete
  23. Oalaj, ternyata ini asal mula dibalik makanan-makanan lezat yang kecantika nya terpampang nyata di iklan2 Tv itu.

    Seru banget mesti mbak! Asli kaget waktu tahu banyak banget perusahaan pesawat internaaional yang juga make jasanya aerofood.

    Secara kualitas, enggak perlu diragukan lagi berarti

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P