Resep Kalio Ayam Kurma

Cara memasak kalio ayam masakan Padang, yang dipadukan dengan potongan kentang dan juga buah kurma. Resep olahan ayam, kentang, dan juga kurma.

Resep Kalio Ayam masakan Padang
Kalio Ayam Kurma

Apa kabar, teman-teman?

Kala itu nama-nama pemenang lomba resep masakan yang diadakan oleh sebuah brand makanan siap masak, udah diumumkan. Salah satu masakan yang menjadi juaranya adalah Gulai Kurma Pakai Ayam, milik Kak Vania Samperuru. Wowww... tadinya pikir saya kalau ini merupakan Gulai Korma – semacam Opor Minang yang juga berbahan ayam. Eh ternyata ini beneran ada kurma di dalam gulai ayamnya. Waaa... buat saya ini masakan unik banget.


Langsung saya kepoin tulisannya Kak Vania di Vrecipes.blogspot.com. Gulai Ayam dengan kuah yang kental mirip dengan rendang setengah jadi. Ini biasanya kami menyebutnya dengan Kalio Ayam. Bedanya dengan Gulai Ayam, Kalio Ayam ini deretan bumbunya lebih banyak, hehe... Plus pakai gilingan kelapa gongseng juga yang bikin kuahnya jadi lebih kental.

Mampir juga ya di resep Gulai Ayam pada postingan sebelumnya...

Untuk Kalio Ayam Kurma yang saya buat ini memang menggunakan resepnya Kak Vania. Tapi ada beberapa yang saya tambah dan kurangi, untuk menyesuaikan dengan Kalio Ayam yang biasa saya buat. 

Ini dia bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak Kalio Ayam Kurma:

½ ekor ayam
1 buah kelapa parut
4 gelas air (gelas sedang)

¼ buah kentang
15 buah kurma
2 sdm cabe giling / 20 buah cabe merah yang dihaluskan

1 ruas ibu jari lengkuas, geprek
5 lembar daun jeruk, sobek
1 lembar daun kunyit, sobek atau iris tipis

2 batang serai, geprek
1 buah asam kandis / 2 ruas jeruk nipis
 Sedikit kayu manis / +_ 5 cm

1 genggam kelapa parut untuk digongseng
Secukupnya minyak goreng


Gongseng dengan api pelan, lalu giling halus:

3 buah cengkeh
2 buah kapulaga
½ bulatan biji pala

1 sdt lada
1 sdm ketumbar
½ sdt jinten
¼ sdt adas manis


Bumbu gilingnya:

8 siung bawang merah
3 siung bawang putih
½ ruas ibu jari jahe

½ ruas ibu jari kunyit
Secukupnya garam

Lalu ini ya cara memasak Kalio Ayam Kurma:

Peras santan: masukkan kelapa parut pada wadah. Tuang 1 gelas air, peras, lalu saring. Ulangi 3x lagi. Total santan ada 4 gelas ya.

Gongseng 1 genggam kelapa parut hingga kuning keemasan. Gunakan api pelan dan diaduk ya biar nggak hangus. Baiknya memang menggunakan kelapa parut yang baru, tapi saya biar irit pakai ampas bekas santan aja, haha... Abis itu giling kelapa sampai halus dan berminyak. Warnanya jadi cokelat.

Sangrai bumbu rempah yang kecil-kecil itu sampai udah wangi aja sih. Gunakan api pelan sembari diaduk ya. Selain jadi wangi, bumbu rempah yang disangrai ini jadi lebih gampang gilingnya. Selanjutnya giling hingga halus.

Panaskan minyak goreng, lalu masukkan semua bumbu giling, cabe, kayu manis, lengkuas, daun jeruk, daun kunyit, dan serai. Tumis hingga harum.

Masukkan santan dan didihkan sembari diaduk. Gunakan api sedang.

Pas udah mendidih, masukkan kelapa sangrai. Aduk hingga merata.

Kurang lebih 5 menit setelah santan mendidih, masukkan ayam dan kentang. Masak hingga kuah mengental sembari sesekali diaduk. Gunakan api sedang.

Masukkan asam kandis / jeruk nipis.

Pas udah menjelang matang, masukkan kurma. Kalau saya dimasukkan utuh gini aja biar nggak hancur. Begitu dimasukkan kurma, kurang lebih 5 menit sih baru saya matikan apinya.

Resep Kalio Ayam masakan Padang
Resep Kalio Ayam Kurma
 Kentang yang saya gunakan ini memang nggak dikupas, jadi cukup dibersihkan aja kulitnya dengan digosok pake sabuk cuci piring. Kentangnya cukup dibelah dua atau kalau besar ya dibelah empat aja.

Rasa kurmanya ini sih nggak pengaruh dengan kuahnya, jadi nggak berasa manis kok kuahnya, hehe... Cuma pas menyantap kurma dengan bumbu kalio ini, ternyata enak juga, haha... Biasanya kalau makan kurma kan dengan cemilan manis ya.

Makasih banyak ya teman-teman udah mampir dan selamat mencoba ya...

Mampir juga ya di resep masakan gulai saya lainnya...
nita lana faera
nita lana faera

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P