Resep Gulai Udang Kacang Panjang

by - December 16, 2019

Cara memasak gulai udang dengan campuran kacang panjang masakan padang.

Cara memasak gulai udang masakan Padang
Gulai Udang Kacang Panjang
Apa kabar, teman-teman?

Selain dimasak balado merah maupun ijo, biasanya kalau pas di warung ibu sayur lagi ada udang, suka saya masak gulai juga. Entah gulai udang dengan campuran daun singkong, kol, atau kayak yang saya tulis ini, gulai udang dengan potongan kacang panjang.


Memasak gulai, biasanya yang bikin rada males itu karena mesti peras santan dulu ya, haha... Nggak apa-apa kan kalau peras santannya cuma sedikit, anggap aja olahraga tangan, hahah... Tapi kadang kalau lagi malas peras santan gini, suka saya blender aja kelapa parutnya dengan segelas air. Diulang sampai tiga kali. Hasilnya memang jauh lebih kental ketimbang saya peras sendiri.

Kadang di warung ibu sayur juga pas lagi nggak ada kelapa parut. Kalau peras santan aja kadang saya malas, haha... Apalagi disuruh marut kelapa. Jadi ya udah saya pakai santan instant aja. Soal rasa gimana? Pastinya tetap akan lebih enak kalau pakai santan peras. Cuma bukan berarti pakai santan instant ini gulainya jadi nggak enak ya. Karena masak gulai itu, asal bumbunya udah pas dan pakai dedaunan juga, rasanya akan enak kok.

Gulai udang kacang panjang yang saya buat ini nggak menggunakan santan yang pekat ya, untuk menjaga kesehatan juga biar nggak banyak-banyak makan santan. Lalu kalau penggunaan cabenya, tinggal dipilih aja mau gulai merah (oranye) atau gulai kuning. Untuk gulai merah oranye gini bisa pakai cabe merah, sedangkan gulai kuning bisa pakai cabe rawit ijo yang digiling kasar sekitar 10 buah deh.

Cara membuat Gulai Udang Kacang Panjang, ini dia yang perlu disiapkan:

250 gram udang (biasanya kalau di warung sekantongan ini)
1 – 2 ikat kacang panjang, potong-potong
¾ - 1 buah kelapa parut atau santan instant cair yang kotakan kecil (saya pakai Kara cair yang bentuk segitiga, lupa ukurannya ini)

800 ml air / +_ 4 gelas sedang
1 – 2 sdm cabe giling / 10 – 20 cabe merah yang dihaluskan
1 ruas ibu jari lengkuas, geprek

5 lembar daun jeruk, sobek
1 lembar daun kunyit, sobek
1 batang serai, geprek

1 buah asam kandis / 3 ruas jeruk nipis
Secukupnya minyak goreng


Bumbu gilingnya:

8 siung bawang merah
2 siung bawang putih
½ ruas ibu jari jahe

½ ruas ibu jari kunyit
½ sdt lada
1 sdt ketumbar
Secukupnya garam

Lalu ini ya cara memasak Gulai Udang Kacang Panjang:

Peras santan tiga kali dengan 4 gelas air.

Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu giling, cabe, lengkuas, daun jeruk, daun kunyit, dan serai hingga harum.

Masukkan santan, didihkan sembari sering diaduk ya. Gunakan api sedang.

Masukkan udang dan kacang panjang, lalu masak hingga kacang panjangnya empuk. Gunakan api sedang juga. Sesekali diaduk ya.

Menjelang matang, masukkan asam kandis atau jeruk nipisnya.

Resep gulai masakan padang
Gulai Udang Kacang Panjang
Gulai udang kacang panjang yang saya masak ini cukup berasa pedasnya, tapi nggak pedas banget kok. Kadang suka saya tambahin cabe rawit ijo atau merah dan dimasukkin gitu aja pas sekalian ditumis.

Makasih banyak ya teman-teman udah mampir. Moga bisa jadi rekomendasi masakan harian teman-teman ya, terutama yang suka dengan gulai masakan padang.

Mampir juga ya di resep olahan udang saya lainnya...

You May Also Like

4 comments

  1. Salam kunjungan dari Malaysia. Follow disini ya :)

    ReplyDelete
  2. Mbak aku salfok sama warna kuahnya kok kayak mengikuti warna udangnya ya
    emakku pernah sih bikin kayak gini tapi kok jatuhnya agak pucet lebih ke kuning gitu
    apa pengaruh kunyitnya ya..

    tapi emang santan parut ataupun diblender lebih nendang ya daripada santan instan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pucat kuning biasanya karena pakai cabe rawit atau cabe ijo. Pakai cabe merah jadi oranye gini :D

      Delete
  3. Sruput kuahnyaaaaaa. Maknyus nih ya mbk, udangnya gede gede lagi. Hehe.
    Sama mbk, aku jg suka males kalau marut2 gitu. Jd ya kembali nggak ada kelapa yg udh parutan di ibuk sayur, aku pakai santan instan.

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P