FWD Bloggers Squad: Proteksi On by Self-Love On

Memiliki asuransi jiwa serta asuransi kesehatan, tentunya untuk melindungi fisik kita biar tetap sehat. Namun kesehatan mental juga ternyata nggak kalah pentingnya. Bersama psikolog hebat, kami pun belajar tentang bagaimana menerima dan memaafkan, biar makin mencintai diri sendiri. Sebagai langkah awal untuk melakukan segala aktivitas dan perencanaan hidup ke depannya...


Apa kabar, teman-teman?


Bagi saya, tanpa mengenyampingkan tema-tema FWD Bloggers Squad sebelumnya, virtual gathering yang diadakan FWD bulan Agustus kemarin emang luar biasa kece – plus, termasuk tema atau materi yang saya butuhkan selama 2 tahun belakangan ini.


Gimana enggak, ketika saya tersadar dan baru memahami bahwa semua ciri yang ada di diri saya adalah mengarah ke depresi, tau-tau udah pandemi yang bikin saya jadi lebih banyak nggak ngajarnya. Otomatis mesti rem keuangan yang luar biasa. Makanya, ya udah deh... pulih sebisanya aja.


Nah FWD virtual gathering itu, rasanya udah kayak lagi di ruangan psikolog dan menceritakan semua masalah yang ada. Karena penjelasan yang diberikan ibu psikolognya very deep. Amazing... Terima kasih dari saya untuk para narasumber:


Ibu Widaningrum – Head of Marketing and New Business Model


Kak Jennyfer, M.Psi - Psikolog

 

 

Pada awal acara, kami pun dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Lalu dikasih self-love quiz, di mana kami diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan. Dari jawaban tersebut ada poinnya. Lalu ketika poinnya dikumpulkan, bener kan... poin saya lebih kecil dibanding teman-teman yang pada 11-15 rasanya. Sementara saya cuma 8. Dari nilai poin itu, saya masuknya ke, “Self-Love is a journey”. Bener banget...  


Dalam perjalanan hidupnya, tiap orang memiliki kondisi yang berbeda. Ada yang mulai dari inner child atau perjalanan masa kecil yang pahit. Lanjut dengan masalah yang begitu peliknya silih berganti. Ini yang bikin seseorang perlahan-lahan jadi kena depresi.


Bahkan siapa sangka, kalimat-kalimat dari orang terdekat sekalipun, juga bisa turut membuat seseorang jadi down. “Iya ya, bokap nyokap gue kayaknya bener. Gue emang anak yang selalu nyusahin.” Atau “Iya juga ya, pasangan gue nggak salah. Gue emang nggak bisa diandalkan.” Dan kalimat yang bikin kita jadi membenci diri sendiri.


Sementara hidup ini terus berjalan, baik sebagai diri sendiri, sebagai anak, orang-tua, atau pasangan seseorang. Tentu layaknya fisik yang sehat, kita juga pingin mental yang sehat. Makanya bagi kita-kita yang kena semacam depresi, harus dituntaskan.

 


Cara Meningkatkan Self-Love atau Mencintai Diri Sendiri Ketika Depresi


Membangun kepercayaan diri serta mencintai diri sendiri, bagi orang yang mentalnya udah terpukul, jangan dikira gampang. Tapi bukan berarti nggak bisa juga. Ini dia, beberapa cara untuk meningkatkan rasa cinta ke diri sendiri:

 


Forgive Yourself


“Semua orang boleh melukaimu, tapi tidak dengan dirimu sendiri.”


Kayak yang saya tulis di atas tadi, karena inner child, karena orang-orang yang melukai, karena banyak hal yang gagal, lama-lama kita pun jadi ikutan membenci diri sendiri. No! Tiap orang punya kekurangan. Jadi sepahit apapun masa lalu itu, belajarlah untuk menerima dan memaafkan diri sendiri.


“Masa lalu itu bukan untuk dilupakan, tapi untuk diterima. Lalu belajarkan untuk memaafkan. Pelan-pelan, karena move on dengan diri sendiri itu jauh lebih sulit...”

 


Know Yourself


Kenali dirimu, baik kelebihan maupun kekurangannya. Jadi jangan cuma kekurangan diri aja yang kita lihat. Dengan mengingat segala kelebihan yang kita miliki, kan jadi bisa makin menghargai diri sendiri.

 


Good Self-Care


Siapa yang paling peduli dengan diri kita, kalau bukan kita sendiri? Makanya mulai sekarang, yuk kita belajar untuk menghargai dan makin peduli. Entah dari sisi menjaga fisik, upgrade diri, upgrade skill, dan banyak hal positif lainnya.

 


Change Your Self Talk


Kalau sebelumnya kita terbiasa untuk bicara yang buruk-buruk mengenai diri sendiri, yuk sekarang kita ubah. Boleh kita ngomongin kekurangan, tapi imbangi dengan kelebihan diri kita juga. Misal, “Iya sih gue gendut, tapi gue nggak mager kok, bisa kerja sampe lembur-lembur segala...”



Stop Comparing


Tiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, jadi yuk kita berhenti untuk membanding-bandingkan hidup kita dengan hidupnya orang lain yang kita anggap sempurna. Kan yang kita lihat sisi luarnya aja dari orang itu.

 


Set Boundaries


Bangun batasan atas dirimu. Artinya, jangan kita jadi orang yang ngalahan mulu, nggak enakan mulu. Kalau ada yang memang nggak sesuai dengan hati kita, ya utarakan. Jadi nggak lama kelamaan punya masalah terpendam, jadi bikin depresi deh.


Ini saya banget, masalah menahun yang saya diamkan demi mengalah, pada akhirnya depresi kan...

 


Practice Mindfulness


Apa ya, ini kayak semacam meditasi gitu. Meditasi memang cukup baik kok untuk ketenangan jiwa. Baiknya diimbangi dengan kondisi ruang yang nyaman pula ya...

 


Power of Mind


Kekuatan pikiran yang positiflah yang bikin kita jadi bisa beraktivitas dan punya planning ini itu untuk masa depan. Yuk kita bangun pikiran-pikiran yang positif itu.

 


Kurang lebih ini yang disampaikan Kak Jenn. Memang akan jauh lebih lengkap kalau konsultasi langsung. Tapi nggak ada salahnya kita jalani self teraphy ini ya, biar hidup kita jauh lebih tenang dan makin bersemangat. Terus doakan saya juga ya...

 


Proteksi On Bersama FWD Insurance


Kalau jiwanya udah kembali bersemangat menghadapi hidup ini, perempuan jadi bisa melakukan banyak kegiatan, plus berpikir ini itu untuk masa depan kita. Salah satunya ya dengan melindungi diri, lewat program asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.


Kalau makan enak, shopping, hang out, atau traveling aja bisa disebut sebagai self reward. Mengikuti program asuransi untuk menjaga keamanan diri di masa depan, tentu jauh lebih penting.


FWD Insurance bisa menjadi pilihan bagi teman-teman yang pingin mengikuti program asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan.


Kenapa FWD? Karena kita-kita tentunya udah tau ya kalau FWD Insurance itu merupakan brand asuransi yang berbasis digital. Jadi gampil tinggal klik-klik aja kan. Selain itu, kualitasnya juga udah diakui di beberapa negara.


Udah gitu nih, dalam rangka merayakan hari jadi FWD Insurance yang ke-29, FWD Insurance juga ngadain Lucky Draw, mulai dari 26 Juli s/d 31 Desember 2021.


Jadi teman-teman yang udah membeli produk asuransi di FWD Insurance, bisa ikutan lucky draw yang nantinya bisa memenangkan grand prize mobil Toyota Raize. Lalu ada juga hadiah kecehhh lainnya... Kayak sepeda Brompton, iPhone 12 Pro, Exclusive workshop / class with expert, serta hadiah lainnya. Asyikkk kan...


Untuk info lebih jelas tentang FWD, teman-teman bisa hubungi jalur keagenan, kemitraan (bancassurance), atau e-commerce di ifwd.co.id.

 


Oke, ini kurang lebih sharing saya sehabis mengikuti FWD Bloggers Squad dengan tema Proteksi On, Self Love On. Moga bermanfaat untuk teman-teman juga ya. Makasih banyak udah mampir. Sampai jumpa di cerita FWD Bloggers Squad selanjutnya...

No comments:

Post a Comment

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P