Gulai ayam Minang, atau yang lebih populer dengan sebutan gulai ayam padang, merupakan masakan dari olahan ayam yang dimasak dengan kuah santan, bumbu rempah, serta dedaunan untuk menciptakan aroma yang khas. Masakan dengan citarasa gurih dan pedas ini tingkat pedasnya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi cara memasak gulai ayam khas Minang, yang biasa saya siapkan di rumah.
Apa kabar, teman-teman?
Salah satu hal yang
menyenangkan dari memasak gulai adalah efisiensinya. Meski pada tahap awal
cukup merepotkan untuk menyiapkan segala bahan-bahannya, namun pada prosesnya
tentu cukup sekali masak aja.
Ini tentunya berbeda
dengan memasak ayam goreng yang terkadang harus dilakukan dalam 2 atau 3
kloter, bahkan lebih. Kalau stoknya banyak, gulai ini bisa tinggal dipanasin
aja. Menariknya, kuah gulai yang semakin mengental, malah rasanya jadi makin
sedap.
Gulai ayam merupakan
salah satu menu favorit di rumah nenek dulu. Kalau udah ngomongin tentang
masakan olahan ayam, rasanya banyak orang yang nggak akan menolak. Karena
keluarga kami memang orang Minang, tentunya gulai ayam yang paling sering
dimasak nenek --sekaligus yang diajarkan pada saya -- adalah gulai ayam padang
yang bumbunya nggak ditumis. Bumbunya langsung dimasak bersamaan dengan santan,
jadi rasanya pun akan lebih segar.
Tips
Pemilihan Bahan Berkualitas
Dalam memasak gulai
ayam, biasanya saya menggunakan ayam negeri yang lumayan besar sehingga bisa
dipotong menjadi 8 bagian. Menggunakan ayam kampung tentu juga enak, cuman
harganya memang lebih mahal, haha. Namun, jika teman-teman memang lebih
menyukai ayam kampung, silakan gunakan aja ya.
Mengenai santan, saat
ini di pasar udah banyak tersedia santan peras segar yang kualitasnya bagus.
Tapi kalau teman-teman mau membeli kelapa parut dan memeras santannya sendiri
juga bisa.
Satu hal yang perlu
diperhatikan adalah pemilihan cabe giling. Memilih cabe giling ini memang
gampang-gampang susah karena terkadang ada yang dicampur pengawet, sehingga
menyisakan rasa agak pahit saat dimasak. Biasanya saya membeli cabe merah segar
dan minta digilingkan langsung. Saya biasanya membeli minimal 1 kilo, trus
sesampainya di rumah tinggal saya bagi ke kantong kecil dan disimpan di freezer.
Kalau memiliki food processor atau blender, teman-teman
bisa menghaluskan cabe sendiri hingga benar-benar halus lalu disaring. Cabe
untuk gulai memang mestinya halus biar tampilannya cantik. Tapi kalau cuma
untuk dikonsumsi sendiri, tekstur yang kurang halus pun nggak masalah, yang
terpenting rasanya tetap sama dengan gulai ayam di kedai nasi padang.
Resep
Gulai Ayam Khas Minang
Bahan
Utama:
* 1 ekor ayam (potong 8, 10, atau 12)
* 1 liter santan (dari 1 buah kelapa)
* 2 sdm cabe giling
* 20 buah cabe rawit ijo, giling kasar
* 1 ruas ibu jari lengkuas, geprek
* 8 lembar daun jeruk, buang tulangnya
* 1 lembar daun kunyit, sobek atau iris tipis
* 1 batang sereh, geprek
* 1 buah asam kandis
* 1 sdt garam
* ½ sdt kaldu bubuk
Bumbu
Halus:
* 8 siung bawang merah
* 3 siung bawang putih
* ½ ruas ibu jari jahe
* ½ ruas ibu jari kunyit
* 1/2 sdt lada
* 1 sdt ketumbar
Tahapan
Memasak Gulai Ayam
* Persiapan Kuah:
Siapkan kuali, kemudian tuangkan santan. Masukkan bumbu halus, cabe giling,
cabe rawit ijo, lengkuas, daun jeruk, daun kunyit, sereh, garam, dan kaldu
bubuk.
* Proses Mendidihkan:
Nyalakan kompor dengan api sedang. Didihkan santan sembari sering diaduk biar
santan nggak pecah atau menggumpal.
* Memasak Ayam: Setelah
santan benar-benar mendidih, masukkan potongan ayam. Masak hingga ayamnya empuk
sembari sesekali diaduk. Untuk potongan 8 atau 10, bisa dimasak ± 45 menit.
Kalau potongannya lebih kecil, proses matangnya bisa lebih cepat, sekitar 30
menit saja.
* Sentuhan Akhir:
Sekitar 5 menit menjelang matang, masukkan asam kandis. Kalau nggak ada, bisa
diganti dengan 2 ruas jeruk nipis atau 1 sdt cuka, meskipun hasilnya akan lebih
maksimal kalau menggunakan asam kandis.
Catatan Penting:
Sebelum memasukkan ayam, pastikan santan sudah benar-benar mendidih, biar kuah
gulainya nggak jadi encer. Penggunaan satu butir kelapa akan menghasilkan kuah
yang cukup pekat. Kalau teman-teman lagi mengurangi konsumsi santan, jumlahnya
bisa dikurangi menjadi setengah buah kelapa saja.
Demikian resep gulai ayam padang yang saya masak. Moga bisa menjadi rekomendasi menu harian teman-teman, terutama bagi pencinta kuliner Minang. Makasih banyak ya udah mampir.
