Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi yang Masih Belum Berakhir

Selain fisik, mental pun juga nggak kalah pentingnya untuk dijaga. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu untuk menjaga kesehatan mental kita.

 

Apa kabar, teman-teman?


Saya sendiri pun bahkan udah lupa, entah udah 2 atau 3 tahun sih pandemi ada di negeri ini. Yang pasti, saat itu rasanya di bulan Maret. Secara tiba-tiba, boommm... Pak Anie gubernur kami langsung mengumumkan di TV, bahwa per-senin di pekan ketiga rasanya, anak-anak diharuskan untuk belajar di rumah.


Begitupun dengan para pegawai kantoran, diminta untuk sesegera mungkin melakukan pekerjaan dari rumah, atau yang biasa kita kenal dengan istilah Work from Home.


Bagi orang dewasa yang bekerja di rumah aja, pada kena stres karena tekanan kerja yang luar biasa, secara tiba-tiba pula. Bekerja di rumah yang menurut sebagian orang, mungkin akan memudahkan, karena nggak perlu berhadapan dengan macet, telat, dan sebagainya. Padahal, kondisi ruangan serta suasana di rumah, tentu nggak sesiap ketika berada di kantor, yang memang dikhususkan untuk ruangan bekerja.


Lalu, apalagi bagi orang orang yang kena dampak pandemi. Pernah saya menyimak thread di twitter, tentang pengusaha bisnis – terutama UMKM yang bertumbangan. Rasanya udah nggak perlu malu-malu lagi untuk bilang, “Saya bangkrut di masa pandemi.” Iya, bukan satu dua orang yang berbagi cerita.


Kalau bisnis aja pada bertumbangan, apalagi para karyawannya. Macam mall aja rasanya udah tutup melulu, dengan PPKM yang ber-level level.


Pandemi yang belum usai, bahkan sekarang kabarnya di Jakarta menggila lagi ya. Tentu menyisakan masalah mental bagi banyak orang, terutama yang terkena dampaknya.


Teruntuk kita, yang mungkin merindukan akan suasana sebelum pandemi. Teruntuk kita yang lagi masa pemulihan mental karena dampak pandemi, yuk kita sama-sama melakukan kegiatan di bawah ini ya. Setidaknya bisa sedikit meredakan segala beban pikiran kita, karena berbagai masalah selama pandemi ini...

 


Beberapa tips menjaga kesehatan mental selama pandemi:

 


Eksplorasi Diri


Rasanya tiap orang akan punya hobi atau kesenangan. Tapi dikarenakan sibuk kerja seharian, hobi tersebut jadinya kurang bisa dijalani. Nah mungkin mumpung sekarang ini kita lebih banyak waktunya di rumah, jadi bisa menjalankan hobi tersebut kan.


Apalagi di jaman sekarang ini, hobi pun bisa dijadikan wadah untuk mencari uang juga. Misalnya kayak saya nih yang senang memasak dan memotret makanan. Dengan hobi ini, sedikit demi sedikit bisa menghasilkan uang lewat review di blog dan social media.

 


Dengarkan Lagu


Ketika kepala rasanya dipenuhi pikiran ini itu yang menghantui, mendengarkan lagu-lagu dari penyanyi atau band favorit kita tentu menyenangkan. Apalagi sembari rehat setelah menjalankan aktivitas di rumah.



Bermedsos yang Positif


Terutama bagi saya yang udah hidup di kampung ini, sampai sekarang saya masih berinteraksi dengan teman-teman di Jabodetabek. Tentunya lewat social media. Begitupun dengan tawaran demi tawaran pekerjaan di dunia digital, semua saya dapat juga dari info di social media.


Jadi, untuk mengisi waktu luang yang bisa menjaga kesehatan mental, mari kita bermedsos yang positif ya...

 


Jaga Relasi dengan Keluarga dan Teman


Nggak dipungkiri, tawaran pekerjaan juga banyak yang saya dapat dari teman-teman. Ini makanya, perlu banget kita untuk selalu menjaga relasi atau hubungan baik dengan keluarga, begitupun dengan teman-teman. Karena kita nggak akan pernah tau, kebaikan apa yang akan mereka berikan pada kita, walau mungkin kita belum sempat meminta tolong ya...

 


Mengisi Kesehatan Finansial dengan Asuransi


Selain kesehatan fisik dan mental, menjaga kesehatan finansial juga termasuk hal yang penting kan. Di tengah pandemi yang entah kapan berakhirnya ini, menabunglah semaksimal mungkin. Karena bisnis yang entah kita nggak tau gimana kedepannya. Atau pekerjaan yang kita pun nggak tau arah nasibnya. Nggak ada salahnya untuk selalu persiapkan diri dari sekarang.


Selain menabung, menjaga kesehatan finansial juga bisa dilakukan dengan membeli produk asuransi. Contohnya FWD Hospital Care Protection untuk proteksi diri dari rawat inap dan rawat jalan, serta fasilitas rehap.


Lalu keunggulan lainnya juga ada limit booster, no claim bonus, serta ada pula santunan bagi maaf... para nasabah yang meninggal dunia.

 


Oke, ini dia beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental kita selama pandemi. Moga kita semua selalu disehatkan fisik, mental, serta finansial ya. Makasih banyak ya teman-teman udah mampir...

2 comments:

  1. kesehatan mental akan kewarasaan saat ini lagi genting-genting juga ya mbak , diwaktu pandemi ini, apa lagi pengen cepet cepet kaya, tanpa berpikir rasional. seperti beberapa kasus belakangan ini

    ReplyDelete
  2. Kesehatan mental, sebelum pandemi nggak terlalu diperhatikan. Tapi pandemi membalikan semua prilaku keseharian. Akibatnya kesehatan mental jadi goyah dan baru tersadar, kesehatan mental, ikut menentukan cara berpikir dan berprilaku. Ketika mental goyah/sakit baru teringat perlu memberi perhatian dan asupan nutrisi sama seperti kita memberikan pada kesehatan fisik. Terima kasih banget catatannya. Salam sehat.

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P