3 yang Perlu Diperhatikan Perempuan, untuk Menjadi Manajer Keuangan Rumah Tangga yang Mahir

Mengelola keuangan rumah tangga, memang terbilang susah susah gampang. Tentunya harus ada yang diprioritaskan, biar uang tetap cukup hingga income selanjutnya tiba, termasuk juga dengan menabung. Ini dia 3 hal yang perlu diperhatikan bagi perempuan, untuk menjadi manajer keuangan rumah tangga yang mahir.

 


Apa kabar, teman-teman?


Banyak yang bilang, kalau pingin keuangan rumah tangga itu lebih aman, maka baik suami maupun istri harus sama-sama mencari uang. Tapi nggak dipungkiri, pasangan suami istri yang sama-sama bekerja pun, juga banyak yang mengeluh keuangannya nggak cukup.


Sementara penghasilan yang cuma didapat dari suami aja, dan jumlahnya pun nggak terlalu banyak, tapi para istri tetap bisa mencukupkan pengeluaran, hingga income selanjutnya tiba. Bahkan menabungnya juga pada jago nih.


Tiap pasangan atau keluarga memang ada kondisinya masing-masing. Menyicil rumah, mengontrak, udah punya rumah sendiri, atau tinggal bersama orang tua, pengeluaran rumah tangganya tentu berbeda.


Begitupun dengan jumlah anak, atau mungkin ada orang tua dan saudara yang perlu dibantu, ini juga yang mempengaruhi pengeluaran tiap pasangan jadi beda-beda.


Di samping itu semua, gaya hidup pun juga mempengaruhi keuangan yang cukup, atau malah jadi minus. Jadi walaupun keuangan rumah tangga memang harus didiskusikan bersama, tapi tetaplah perempuan atau istri harus lebih pintar dalam mengelola keuangan. Karena biasanya, income rumah tangga itu kan dipegang oleh perempuan ya. Lalu suami tinggal mengarahkan, biar nggak terjadi minus.


Untuk menjadi perempuan, sang manajer keuangan rumah tangga yang mahir, berikut ini ada 3 tips yang bisa diterapkan. Jadi ini dia yang mesti diprioritaskan dalam pengeluaran rumah tangga...

 


Kesehatan


Menjaga kesehatan memang sangat penting. Dimulai dari makan dengan menu yang bergizi seimbang, olahraga, menjaga pola tidur dan manajemen stres yang baik. Serta nggak lupa untuk proteksi diri dengan memiliki produk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.


Tentu kita berharap bahwa kita akan sehat-sehat selalu. Untuk berjaga-jaga, mana tau di kemudian hari ada kondisi yang mengharuskan kita dirawat di rumah sakit, atau rawat jalan, udah ada asuransi yang meng-cover. Jadi sedikit lebih aman kan.


Rekomendasi produk asuransi kesehatan yang bisa kita pilih adalah FWD Insurance, yang bisa diakses melalui jalur keagenan, bancassurance, corporate care, maupun jalur e-commerce.


Contohnya Asuransi Bebas Handal yang bisa diakses melalui jalur e-commerce ini. Produk ini juga memberikan manfaat rawat inap yang lengkap, termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah.


Pilihan kontribusinya itu mulai dari Rp. 75 ribu dan pilihan manfaat tahunannya mencapai Rp. 50 juta atau Rp. 100 juta.


Nggak cuma itu, FWD Insurance juga punya produk asuransi lainnya, yaitu FWD Hospital Care, yang dipasarkan melalui jalur keagenan. Produk ini ngasih perlindungan untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan, serta serangkaian fasilitas rehabilitasi – termasuk perawatan ekstra.


Nantinya nasabah bisa memilih beragam pilihan layanan, berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan, dan tingkat resiko kesehatan para nasabah itu sendiri.


Selain itu, produk ini juga punya manfaat tambahan lainnya, yaitu limit booster, no claim bonus dan santunan pemakaman. Untuk ngasih kemudahan bagi para nasabah, produk ini juga didukung jangkauan perlindungan di seluruh dunia, serta pengajuan klaim melalui aplikasi FWD MAX.


Wow lengkap banget ya...

 


Pendidikan


Mulai dari menjadi istri hingga menjadi ibu, perempuan perlu menangani banyak hal dalam rumah tangga. Makanya, pendidikan bagi perempuan itu sangat diperlukan.


Bukan berarti perempuan itu harus sekolah hingga sarjana. Tentunya bagus kalau memang ada kesempatan. Tapi kalaupun enggak, perempuan juga bisa belajar banyak hal, melalui kursus-kursus online pun juga bisa.


Salah satu pendidikan yang bisa dipelajari perempuan adalah investasi keuangan. Misalnya nih, sekarang ini umur kita 30 tahun ya. Lalu kalau kita menabung Rp. 500 ribu setiap bulannya, nanti kalau kita udah umur 50 tahun, investasinya bisa dicairkan sebesar Rp. 265 jutaan. Bisa dipake buat nyekolahin anak juga kan.


Yang uniknya, pada layanan FWD Loop juga ada perlindungan yang optimal, berbasis investasi dengan menyediakan biaya tanggungan, berupa manfaat penyakit kritis, rawat inap, dan risiko tutup usia yang akan dicairkan untuk ahli waris.


Selain FWD Loop, kita juga bisa terus melindungi orang tercinta, dengan rangkaian produk FWD Insurance yang bisa kita akses dengan mudah, melalui jalur distribusi online dengan premi yang terjangkau, seperti Asuransi Bebas Handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, dan Bebas Aksi.

 


Kemewahan


Loh katanya disuruh ngatur uang, Nit. Tapi kok perempuan mahal disuruh hidup dengan kemewahan? Haha....


Kemewahan itu kan bukan berarti suatu hal yang harus mahal. Tapi sebuah atau beberapa kegiatan yang bisa bikin perempuan bahagia. Kalau udah bahagia kan, mengatur segala hal tentang rumah tangga jadi mudah.


Bahkan kemewahan itu bisa didapat dari rumah aja. Misalnya nonton drama Korea, memasak makanan favorit, dengerin musik, dan segala kegiatan atau hobi yang kita suka.


Berjalan-jalan atau kulineran ke suatu tempat? Ya nggak apa-apa juga dong. Asalkan pengeluaran wajibnya udah terpenuhi semua.

 


Oke, ini dia 3 hal yang mesti diperhatikan bagi perempuan, untuk menjadi manajer keuangan yang mahir. Moga bermanfaat bagi teman-teman juga ya. Makasih banyak ya udah mampir...

2 comments:

  1. bener juga yang dibilang orang-orang, kalau seorang istri juga bertindak seperti menteri keuangan. Semua pengeluaran dan kebutuhan sehari-hari juga diatur seorang istri.
    Perlu banget sebuah perencanaan keuangan yang baik ya kalau sudah berkeluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pintar dan jujur pula. Saya punya teman yg istrinya bohong kalau atm gaji suaminya hilang, duitnya abis. Ternyata dia yg pake belanja, haduhhh...

      Delete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P