Sambalado hijau merupakan salah satu masakan khas Minang dari olahan cabai hijau, bawang merah, serta bahan pelengkap lainnya. Sambalado Hijau yang segar, nikmat sekali kalau dipadukan dengan lauk maupun lalapan favorit. Melalui tulisan ini, mari simak cara memasak Sambalado Hijau yang segar, warnanya cerah, serta nggak bau mentah,
Semasa tinggal di rumah nenek di Jakarta dulu, makanan untuk sahur memang disiapkan sekalian saat sore menjelang buka puasa. Selain takut mana tau, kami bangunnya udah mepet Shubuh, memasak dengan mata mengantuk itu sangat membahayakan. Jadi kalaupun terbangun lebih awal, lebih baik waktunya digunakan untuk sholat tahajud aja.
Saat bangun sahur,
biasanya makanan tinggal dipanaskan aja. Itupun kalau memang perlu dipanaskan,
kayak gulai atau sup. Makanan berbuka puasa dan sahur kami memang nggak melulu
yang “kelas berat”. Adakalanya juga cukup yang praktis, misal tumisan atau
sambal untuk disantap dengan lalapan. Kalau masakan tumis atau sambal segar
ini, biasanya dimasak saat menjelang tidur.
Sebagai orang Minang, kami memang terbiasa makan pedas, baik saat berbuka
puasa, begitu pun saat sahur. Salah satu menu sahur praktis khas Minang yang
biasa kami masak adalah Sambalado Hijau.
Ini merupakan sambal hijau khas Minang yang dikukus atau direbus,
kemudian disantap dengan daun singkong rebus, serta lalapan segar lainnya. Lalu
untuk lauknya, biasa dipadukan dengan telur rebus atau lauk yang digoreng.
Tips Memasak Sambalado Hijau Biar Nggak Bau Mentah dan Warnanya
Hijau Cerah
Memasak sambal memang nggak sulit, tapi adakalanya Sambalado Hijau
yang kita buat itu warnanya kurang cerah, kurang segar, serta masih terasa
mentah. Berikut ini beberapa tips yang biasa saya lakukan, saat memasak
Sambalado Hijau:
Gunakan Cabe Hijau Keriting
Cabe hijau yang besar, biasanya akan lebih terasa bau mentahnya
dibanding cabe hijau keriting. Jadi teman-teman bisa gunakan cabe hijau
keriting aja ya. Selain itu, cabe hijau keriting ini rasanya juga lebih pedas,
dibanding cabe hijau besar.
Masukkan Setelah Air Benar-Benar Mendidih
Untuk mendapatkan warna sambalado hijau yang hijau cerah, pastikan
air untuk merebusnya udah benar-benar mendidih, barulah bahan-bahan sambal
dimasukkan. Ini juga sama saat teman-teman mau merebus daun singkong ya, biar
warnanya juga hijau cerah.
Nggak Menggunakan Bawang Putih
Saat teman-teman melihat bahan-bahan di bawah ini, memang untuk
sambal khas Minang umumnya nggak menggunakan bawang putih ya, tapi dominan
menggunakan bawang merah.
Rasanya cukup dua itu aja sih yang perlu diperhatikan. Kalau teman-teman
mungkin ada yang mau ditanyakan, boleh tinggalkan di kolom komen aja ya.
Selanjutnya mari kita siapkan bahan-bahannya.
Cara membuat Sambalado Hijau Minang, ini dia bahan-bahan yang diperlukan:
20 buah cabe hijau keriting
5 buah cabe rawit hijau
1 buah tomat hijau
5 siung bawang merah
¼ - ½ sdt garam
2 ruas jeruk nipis / 1 sdt cuka
Secukupnya minyak kelapa (optional)
Secukupnya air untuk merebus
Pelengkapnya:
Telur rebus
Daun singkong
Lalapan Lainnya
Lalu ini ya cara memasak Sambalado Hijau Khas Minang:
Tuang secukupnya air pada panci, kemudian tunggu hingga
benar-benar mendidih, lalu masukan cabe hijau, cabe rawit, dan tomat. Rebus
hingga kulit tomatnya pecah dan cabenya udah layu. Lalu angkat dan tiriskan.
Karena bawang merahnya ini mentah, jadi digeprek dulu aja biar nggak
susah gilingnya. Lalu campurkan cabe hijau, cabe rawit, tomat, garam, dan jeruk
nipis. Ulek kasar-kasar aja atau agak halus, disesuaikan aja ya.
Biar makin enak, bisa ditambahkan secukupnya minyak kelapa. Ini
saat udah disajikan di mangkok aja, kemudian aduk merata. Tanpa minyak kelapa
juga nggak apa-apa, tapi kalau pakai minyak kelapa, jadi ada wangi dan rasa
yang lebih khas.
Sajikan bersama nasi hangat, daun singkong rebus, telur rebus,
serta lalapan segar lainnya.
Sambalado Hijau ini juga merupakan
rekomendasi masakan sahur praktis tanpa menggunakan minyak sawit. Moga resep
dan tipsnya bermanfaat bagi teman-teman semua. Makasih banyak ya udah mampir.
Comments
Post a Comment
Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.