Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat: Masjid Unik Tanpa Kubah yang Mendunia

Masjid Raya Sumatera Barat merupakan salah satu masjid terbesar di Indonesia. Masjid ini pernah meraih award internasional atas karya dan desainnya yang unik. Melalui tulisan ini, mari kita mengulas lebih banyak tentang salah satu rekomendasi wisata religi terbaik di Sumatera Barat ini.

Masjid Raya
Masjid Raya Sumatera Barat di Padang

Apa kabar, teman-teman?

Beberapa waktu lalu, saya menemani Kakak Giva (anak dari adek saya) yang mengaji di sebuah Pondok Tahfiz Al-Qur’an bernama Majelis Tazkiyah. Majelis ini punya pondok pesantren dan juga pengajian yang cabangnya cukup banyak tersebar di beberapa daerah di Sumbar, termasuk di Kota Padang tempat Kakak Giva belajar.

Majelis Tazkiyah
Milad Ke-5 Majelis Tazkiyah

Tepat pada 25 Desember, Majelis Tazkiyah mengadakan Milad kelima sekaligus wisuda tahfiz tahunan. Nah, kebetulan ada teman pengajian Kakak Giva yang udah ikutan wisuda. Jadilah Kakak Giva pingin melihat temannya itu, sekaligus biar dia juga makin termotivasi untuk lulus hafalan Juz 30-nya dan ikutan wisuda di tahun depan.

Oh ya, wisuda tahfiz-nya ini nggak harus nunggu sampai hafal 1 Al-Qur’an atau 30 Juz dulu, tapi bisa dicicil bahkan mulai dari khatam Iqro. Tahun ini, wisuda tahfiz-nya diadakan di Masjid Raya di Kota Padang. Nah, ibunya Giva ngajak saya dan Mama untuk ikut menghadiri, sekaligus berwisata ke Masjid Raya -- yang selama ini cuma saya lihat dari luar aja tiap bolak-balik ke Padang, haha…

 

Lokasi dan Tips Berkunjung ke Masjid Raya

Masjid Raya
Tampak Depan Masjid Raya di Penuhi Pepohonan

Masjid Raya Sumatera Barat ini berada di Jl. Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Padang Utara, Padang, Sumatera Barat. Lokasinya sangat strategis. Buat teman-teman yang mau naik transportasi umum, masjid ini dilewati jalur Trans Padang juga, jadi aksesnya gampang banget dan murah meriah.

Masuknya gratis kok, paling cuma bayar parkir aja. Jangan lupa juga bagi teman-teman wisatawan untuk mengenakan pakaian yang sopan ya, karena ini kan tempat ibadah.

Perjalanan dari rumah Kakak Giva sih nggak jauh. Kendaraan yang datang langsung diarahkan menuju belakang, jadi area masuknya ini di samping. Bus pariwisata pun berbaris-baris; namanya juga event se-Sumatera Barat. Jadi anggota keluarga lainnya bisa sekalian berwisata masjid deh, termasuk saya, haha...


Berkeliling Area Dalam Masjid yang Megah

Masjid Raya
Mimbar Masjid Raya

Di pintu masuk samping ini berjejer rak untuk narok sandal dan sepatu. Lalu selurusan dengan area masuk ini ada tempat wudhu yang Masya Allah, luas banget. Ada pancuran wudhu dan tempat duduk dari batu, mungkin untuk para lansia duduk atau narok tas. Toiletnya juga banyak, ada area untuk ngaca juga, dan tentunya bersih.

Masjid Raya
Lantai 2 Masjid Raya

Area utama masjidnya ada di lantai 2. Tangganya landai (ram), jadi bisa untuk jemaah yang bawa stroller dan kursi roda. Masuklah kami ke dalam masjid. Masya Allah luasnyaaa... Konon katanya bisa menampung hingga 20 ribu jemaah.

Masjid Raya
Langit-Langit Depan Masjid Raya

Pada langit-langitnya juga nggak kalah cantik. Di area depan ada kaligrafi Asmaul Husna yang menghiasi dinding dengan sangat anggun. Masjid ini juga dirancang khusus tahan gempa hingga 10 SR loh, jadi terasa lebih aman saat beribadah. Saya juga sempat naik ke lantai 3 lewat tangga kecil melingkar. Ukiran dindingnya dari kayu, bikin adem juga lihatnya.

 

Menikmati Arsitektur Luar dan Atap Bagonjong

Masjid Raya
Tampak Depan Masjid Raya

Menjelang siang yang udah mulai panas, saya berkeliling area luar. Ada tulisan besar "Masjid Raya Sumatera Barat" di sisi kiri. Di area depan banyak pepohonan teduh, sedangkan di sisi kanan ada taman dengan kursi-kursi untuk istirahat. Di sisi kanan ini juga ada menara yang tinggi banget. Konon katanya menara ini bisa dinaiki pakai lift buat lihat pemandangan Kota Padang dari atas, tapi kemarin saya nggak sempat nyobain.

Masjid Raya
Sore di sini pasti menyenangkan :D 

Area tangga depan merupakan spot favorit untuk berfoto dengan background atap masjid yang berbentuk rumah bagonjong. Di sini seorang pengunjung nyamperin saya:

“Mba’e, boleh minta tolong fotoin.”

“Oh iya, Ibu.”

“Menaranya kelihatan ya, Mba’e.”

Selesai berfoto, si ibu lihat hasilnya. “Waaa... makasih yo, Mba’e.”

Apa muka saya ini Jawa sekali ya? Hahaha...

Lanjut ke area belakang, parkirannya luas banget sampai bus pariwisata gede pun bisa masuk. Di pojokan kiri ada kedai makanan, saya tentunya jajan es tebu dong!

 

Masjid Unik yang Meraih Penghargaan Dunia

Masjid Raya
Atap Masjid Raya

Pembangunannya dimulai sejak tahun 2007 hingga rampung tahun 2019. Memang nggak langsung jadi karena dulu Sumbar sempat kena gempa besar. Bangunannya unik karena nggak berbentuk kubah. Atapnya berbentuk persegi yang terinspirasi dari kain sorban Nabi Muhammad SAW saat mengusung batu Hajar Aswad, dengan sudut melengkung khas rumah bagonjong.

Masjid ini rancangan Pak Rizal Muslimin dari PT Urbane (yang didirikan Kang Ridwan Kamil juga). Karena unik, masjid ini pun mendapat award internasional dari Abdullatif Al Fozan Award (AFAMA). Keren banget ya!

 

Update: Kini Menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi

Masjid Raya
Ukiran di Masjid Raya

Teman-teman, ini merupakan berita lanjutan tentang Masjid Raya, kalau sejak tanggal 7 Juli 2024 lalu, masjid ini udah resmi berganti nama menjadi “Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi”.

Peresmiannya ini dilakukan bertepatan dengan 1 Muharram 1446 H. Penamaan baru dari Masjid Raya ini diambil dari nama Syekh yang pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram, Mekkah.

 

Sampailah waktu akan memasuki Dzuhur, acara pun telah selesai. Karena Kakak Giva pingin makan siang di mekdi, kami pun naik Gocar menuju mekdi terdekat.

Oke, ini dia cerita liburan kami ke Masjid Raya Sumatera Barat. Semoga bisa jadi rekomendasi bagi teman-teman yang pingin berwisata ke Sumbar. Makasih banyak ya udah mampir!

Comments

  1. Desain yang unik
    Menakjubkan
    Milad ke Lima, mencetak generasi yang hehat, terima kasih mbake

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.