Rice Cooker Miyako dan Sekantong Rendang Sebagai Bahasa Cinta Ibu

Tradisi mengirim rendang untuk ananda tercinta yang berada di tanah rantau, merupakan salah satu ungkapan bahasa cinta para ibu keturunan Minang. Biar anak-anak selalu ingat rumah dan masakan ibu. Selain itu, untuk memudahkan anak-anak akan stok lauk dalam beberapa hari kemudian. Anak-anak tinggal memasak nasi dan sayur aja. Memasaknya bisa menggunakan rice cooker Miyako MCM-586 Berlian Hitam – yang bisa bikin nasi jadi selalu pulen, nggak lengket, nggak kering, serta nggak cepat basi. Karena rendang masakan ibu nan lezat, harus disantap dengan nasi yang enak…



Apa kabar, teman-teman?


Siapa teman-teman yang juga penyuka rendang? Masakan khas Minangkabau dari olahan daging sapi, yang dimasak dengan santan, cabe giling, serta beragam bumbu dan dedaunan. Dimasak hingga 4 jam lebih lamanya, sampe kuah santannya mengering dan warnanya pun jadi kehitaman. Kalau di kampung, rendang dimasak menggunakan kayu bakar. Rasanya pun jadi lebih wangi dan bisa lebih awet.


Rendang memang nggak lepas dari kehidupan orang-orang Minang. Saat hari raya, kumpul keluarga, maupun acara adat dan hari besar lainnya, rendang selalu terhidang sebagai induk kuliner di atas meja makan, maupun digelar di atas karpet. Makanya rendang juga dianggap sebagai bagian dari adat Minang.


Selain terhidang sebagai kuliner khas kampung halaman, rendang seringkali juga dijadikan sebagai ungkapan bahasa cinta ibu, untuk ananda tercinta yang tinggal di tanah rantau…

 


Tradisi Mengirimkan Rendang untuk Anak-Anak di Tanah Rantau



Kala itu ada sebuah video viral, tentang anak bujang yang lagi kuliah atau kerja di tanah Eropa sana. Ibunya mengirim sekantong rendang dan jajanan lainnya. Ramailah orang berkomen,


“Emangnya nggak mahal ya, ongkos kirimnya?”


“Emangnya di sana nggak ada restoran nasi padang ya”


Dan beragam komentar lainnya yang intinya menyakan, “Ngapain sih ibunya repot-repot ngirim rendang, sampe ke Eropa segala?”

 


Tradisi mengirim rendang untuk anak-anak yang tinggal di tanah rantau, memang biasa dilakukan oleh para ibu keturunan Minang. Mereka akan memasak rendang hingga sekian jam lamanya, sampe bumbunya kering dan warnanya hitam. Kalau masih banyak minyaknya, nanti bisa basi dalam perjalanan.


Setelah dingin, rendang pun dibungkus. Dimasukkan ke dalam kantong sekian lapis, biar nggak pecah atau sisa minyaknya merembes. Untuk pengiriman yang jauh, bisa dibungkus dengan plastik vakum, kemudian di-pressed. Ini bisa untuk menjaga kualitas rendang jadi makin awet.


Kemudian dibungkus lagi sesuai dengan standar pengiriman paket, lantas dikirim dengan jasa pengiriman yang paling cepat sampe.

 


Demikianlah persembahan cinta ibu pada anak-anaknya yang menetap di tanah rantau. Nggak peduli lelahnya memasak sekian jam, serta ongkos kirim yang mahal. Baginya yang terpenting, anak-anak tetap merasakan masakan ibunya, hingga tiba waktu untuk pulang dan makan bersama.


Begitupun ketika anak-anak pulang. Saat balik rantau, sekantong rendang pun turut menjadi bagian isi koper. Bahkan udah kami lowongkan isi koper setengahnya saat berangkat, biar pulangnya muat untuk mengisi rendang, haha… Ibu saya memang menitipkan kantongan rendang juga untuk adik-adiknya.


Saat ibu saya liburan ke Jakarta pun, rendang yang dimasak dengan kayu bakar itu selalu menjadi oleh-oleh yang paling kami nantikan.


Nanti tinggal dipanaskan, untuk disantap dengan sepiring nasi hangat dan sayuran pelengkapnya. Tentu nasinya harus yang enak pula…

 


Rice Cooker Miyako MCM-586 BH untuk Nasi yang Lebih Enak



Kalau anak-anak yang udah dewasa aja, nggak lepas cinta seorang ibu yang dibahasakan melalui masakan. Apalagi para ibu baru kayak Nikita Willy, yang lagi bahagianya dengan tumbuh kembang baby Issa.


Mungkin teman-teman juga sering lihat foto maupun video baby Issa yang lahap banget makan ini itu, di masa MPASI-nya. Makanan bergizi seimbang yang disiapkan oleh Ibu Nikita, ditengah kesibukannya sebagai publik figur.


Anak-anak seumuran baby Issa memang rentan sekali akan GTM atau Gerakan Tutup Mulut alias enggak mau makan. Makanya, untuk nasi sebagai menu pokok, Nikita memasaknya dalam rice cooker yang bisa bikin nasi jadi selalu pulen dan nggak cepat basi. Begitupun dengan sayuran atau lauknya. Nikita juga tinggal mengukusnya menggunakan rice cooker yang sama. 


Untuk nasi yang lebih enak dan nggak cepat basi, Nikita Willy pakai Miyako rice cooker MCM-586 Berlian Hitam. Tampilannya kalem dengan warna merah muda yang soft sekali. Tentunya memiliki beberapa keunggulan, yang bikin rice cooker ini menjadi pilihan Nikita untuk keluarga tercinta.

 


Ini dia beberapa keunggulan dari Miyako rice cooker MCM-586 BH:



 
Nanoal Pot


Rice cooker Miyako MCM-586 BH ini menggunakan panci nanoal berlian hitam yang anti lengket dan 10 kali tahan lama. Juga dilengkapi dengan teknologi etching, yang bikin lapisan anti lengketnya meresap ke dalam pori-pori alumunium. Anti lengketnya bisa jadi lebih awet dan tahan lama.


Panci rice rooker yang gampang lengket, bikin mubadzir kan, karena kerak nasi yang harus dibuang.


Udah gitu pancinya juga lebih tebal, dengan ketebalan 1,4 MM. Double coating-nya ada pada permukaan luar dan dalam. Jadi tampilan pancinya itu lebih mewah dan elegan kayak rice cooker orang kaya.

 


Bebas PFOA


Rice cooker Miyako MCM-586 BH ini juga udah lulus uji food grade dan bersertifikasi bebas dari zat kimia asam perfluorooctanoic (PFOA) berbahaya.


Alhamdulillah udah aman ya, untuk nasi dan lainnya yang akan kita masak.

 


Kapasitas Nasi Hingga 5 Liter


Miyako rice cooker MCM-586 BH ini punya kapasitas beras hingga 1,5 Liter. Kemudian kapasitas nasinya hingga 5 Liter. Kurang lebih bisa untuk makan hingga 15 porsi.


Mantapppp… Kita bisa makan yang banyak, hahahah…

 


Thermostat System


Thermostat system pada Miyako rice cooker MCM-586 BH ini, bisa bikin nasi jadi tetap hangat, enggak kering, serta nggak cepat basi.


Kita jadi terhindar juga kan, dari membuang-buang nasi yang udah nggak layak santap.

 


Keunggulan 3 in 1


Selain untuk memasak nasi, Miyako rice cooker MCM-586 BH juga bisa untuk menghangat makanan, serta mengukus.


Jadi teman-teman kalau pingin makan kentang atau ubi sebagai karbohidrat, bisa dimasak dalam rice cooker ini juga. Begitupun kalau pingin memasak sayuran kukus, telur, serta lauk lainnya, rice cooker ini punya alat untuk wadah pengukusnya.


Dengan keunggulan 3 in 1 dalam 1 rice cooker ini, kita jadi berhemat juga kan.

 


Magic Touch


Miyako rice cooker MCM-586 BH ini juga punya magic tonjolan sebagai pengatur sirkulasi, saat memasak dan menghangatkan. Jadi nasi akan lebih hangat dan tetap pulen setiap saat.

 


Soft Touch


Miyako rice cooker MCM-586 BH ini juga punya fitur soft touch. Jadi cukup dengan sentuhan halus aja, udah bisa terbuka.

 


Daya Listrik Rendah


Untuk daya listriknya, Miyako rice cooker MCM-586 BH ini menggunakan 395 Watt dengan tegangan 220 Volt. Masih terbilang rendah pula kan ya.

 


Ada Garansi


Elemen pemanas pada rice cooker itu kan kadang bermasalah ya. Nah mana tau nanti kejadian juga saat teman-teman menggunakan, Miyako rice cooker MCM-586 BH ini juga memiliki garansi elemen panas selama 5 tahun. Wow lama juga ya…


Lalu untuk spare part lainnya selama 1 tahun yes

 


Body yang anti karat dan anti penyok, juga melengkapi keunggulan Miyako Nanoal ini. Anti penyok ini biasanya yang paling diutamakan saat kita belanja online.

 


Miyako Rice Cooker MCM-586 BH Sebagai Hadiah Cinta di Hari Ibu



Karena saat ini masih suasana hari ibu, Miyako
rice cooker MCM-586 BH juga bisa dijadikan sebagai hadiah untuk ibu tercinta.


Bisa juga para ibu yang ingin menghadiahkan untuk ananda tercinta di tanah rantau. Bagi anak kos yang tinggal sendirian, rice cooker Miyako terbaru ini bisa bikin irit dan nggak buang-buang nasi.


Menghadiahkan untuk diri sendiri tentu juga alangkah baiknya. Biar jadi makin rajin masak-masaknya, hehe…


 

Bahasa cinta seorang ibu memang beragam caranya. Salah satunya diungkapkan dengan memasak untuk ananda tercinta. Walau persembahan cinta seorang ibu datang setiap harinya, tapi nggak ada salahnya juga kan, kalau kita merayakannya secara khusus dalam 1 hari.


Selamat Hari Ibu untuk teman-teman – para ibu yang hebat. Moga segenap cinta selalu melekat di hati ananda tersayang. Salah satunya melalui masakan yang mereka santap. Hadirkan selalu menu terbaik yang bergizi seimbang untuk si kecil, hingga tumbuh dewasa nanti.


Moga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman semua. Makasih banyak ya udah mampir

7 comments:

  1. Ah, jadi ngirim Rendang buat anak rantau itu tradisi ya. Aku sempat nonton itu yang dikirim macam-macam dari Indonesia. Kirain sih biar hemat aja. Karena di LN kan pasti beda ya sama di tanah air. Yang penting mah anak kos punya rice cooker kaya Miyako. Udah aman deh

    ReplyDelete
  2. di rumah kebetulan banget pakai Miyako juga mba NIt, ada rice cooker, kipas angin, blender juga, memang awet-awet sih produknya bagus, produk lokal sekarang bagus-bagus apalagi yang nanoal ini pastinya makin aman ya hasil masakannya, nasi jadi lebih sehat

    ReplyDelete
  3. masakan ibu memang gak ada yang ngalahin rasanya yaa, mungkin karena masaknya juga pakai cinta jadi bisa langsung terasa pada anaknya. btw, di rumah kami juga pakai rice cooker miyako

    ReplyDelete
  4. salut banget ya buat para Ibu Minang yang anaknya di tanah rantau, segitu cintanya mereka sampai mengirimkan makanan kesukaan anak, memasak dengan penuh cinta hingga proses packing yang tentu juga tidak memakan waktu sebentar secara harus detail gitu kan ya mengikuti standar pengiriman paket :)
    anaknya tinggal masak nasi doang, apalagi kalau pakai rice cooker Miyako pasti jadi berasa makan di rumah nih :)

    ReplyDelete
  5. Aku suka banget makan rendang, apalagi anakku. Dulu malah hampir setiap minggu karena anakku maunya bekal sekolahnya rendang aja. Kalau nasi masak pakai rice cooker Miyako, makin mantap

    ReplyDelete
  6. Ini produknya samaan kayak punyaku ya, memang sih rekomend dan harganya terjangkau. Desainnya aku suka ga makan tempat

    ReplyDelete
  7. Kangen rendang mamer yg item itu ta. Dulu waktu mamer masih kuat, beliau rajin buat. Biasanya dapat 1 ember nata de coco setiap lebaran hehe.. Jadi ga sabar mau lebaran aja. Skrg yg buat adek ipar. Walau instruksi dr mamer, tetep aja beda tangan beda rasa... Heheheh

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P