Walau memang nggak semua, tapi bisa dibilang, nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Ternyata, selain di Indonesia, juga ada beberapa negara lainnya yang mengonsumsi nasi dengan menu khas negara tersebut. Kira-kira, negara mana aja yang masyarakatnya juga mengonsumsi nasi? Melalui tulisan di bawah ini, mari kita mengulasnya lebih lanjut.

5 Negara yang Juga Mengonsumsi Nasi sebagai Makanan Pokok
Apa kabar, teman-teman?
Bagi masyarakat Indonesia, nasi memang begitu identik dengan makanan pokok sehari-hari. Bahkan, ada anggapan kalau rasanya kita belum benar-benar makan, kalau belum menyantap nasi, hehe…
Tapi walaupun begitu,
nasi bukan satu-satunya makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat
Indonesia. Di berbagai daerah, juga ada singkong, jagung, sagu, ubi, hingga
beragam olahan pangan lainnya yang menjadi sumber karbohidrat.
Menariknya, budaya
makan nasi ternyata juga dapat ditemukan di berbagai negara lain. Bahkan, nasi
juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, dan kuliner tradisional
masyarakat di negara-negara tersebut.
Lalu, negara mana aja
yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok masyarakatnya? Berikut ini lima di
antaranya.
5
Negara yang Juga Mengonsumsi Nasi Sebagai Makanan Pokok
1.
Jepang
Nasi merupakan bagian
penting dalam pola makan masyarakat Jepang. Salah satu jenis beras yang umumnya
digunakan adalah beras berbutir pendek yang memiliki tekstur pulen, dan sedikit
lengket setelah dimasak.
Tiga contoh kuliner
Jepang yang menggunakan nasi, antara lain:
Donburi: nasi yang
disajikan dalam mangkuk, lalu dikasih topping
kayak daging, ikan, atau telur.
Onigiri: nasi kepal
yang biasanya dikasih isian atau dibungkus nori.
Curry
Rice (Kare Raisu): nasi yang disajikan bersama kuah kari
Jepang, dan biasanya dilengkapi dengan daging serta sayuran.
2.
Tiongkok
Nasi juga menjadi
makanan pokok bagi masyarakat Tiongkok, khususnya di wilayah bagian selatan dan
tenggara. Sementara pada wilayah utara, secara tradisional lebih banyak
mengonsumsi gandum dan produk olahannya.
Beberapa kuliner khas
Tiongkok yang menggunakan nasi, antara lain:
Yangzhou
Fried Rice: nasi goreng yang dimasak bersama telur,
sayuran, dan berbagai bahan lainnya.
Claypot
Rice: nasi yang dimasak dalam panci tanah liat, bersama topping seperti daging dan sayuran.
Congee: bubur nasi yang
dapat disajikan dengan berbagai lauk dan pelengkap.
3.
Thailand
Thailand merupakan
salah satu negara yang memiliki budaya makan nasi yang sangat kuat. Jenis nasi
yang dikonsumsi pun berbeda-beda, berdasarkan wilayahnya.
Di Thailand bagian
tengah dan selatan, jasmine rice atau
nasi beraroma harum banyak dikonsumsi. Sementara di bagian utara dan timur
laut, sticky rice atau ketan menjadi
bagian penting dari makanan sehari-hari.
Beberapa kuliner khas Thailand
yang disantap bersama nasi. antara lain:
Khao Man Gai: nasi yang
dimasak dengan kaldu dan disajikan bersama ayam serta saus.
Khao Pad: nasi goreng khas Thailand dengan berbagai
pilihan bahan pelengkap.
Khao Niew: ketan yang
biasa disantap bersama berbagai lauk, terutama di Thailand bagian utara dan
timur laut.
4.
Vietnam
Nasi juga memiliki
peranan penting dalam kehidupan masyarakat Vietnam. Selain disantap sebagai
nasi putih, beras juga diolah menjadi berbagai macam makanan, termasuk mie dan
kue tradisional.
Tiga contoh kuliner
Vietnam berbahan dasar nasi antara lain:
Cơm Tấm: nasi pecah
atau broken rice yang biasanya disajikan bersama daging panggang, telur, acar,
dan saus ikan.
Cơm Gà: nasi yang
disajikan bersama ayam dan berbagai pelengkap.
Cơm Chiên: nasi goreng
Vietnam yang dapat dibuat dengan berbagai bahan, kayak telur, sayuran, dan
daging.
5.
Filipina
Bagi masyarakat
Filipina, nasi juga menjadi bagian penting dalam makanan sehari-hari. Bahkan,
nasi sering disajikan bersama hidangan, yang mungkin bagi kita terasa cukup
berbeda, seperti hidangan berkuah, daging, hingga makanan yang digoreng.
Beberapa kuliner
Filipina yang menggunakan nasi antara lain:
Sinangag: nasi goreng
bawang putih yang sering disantap saat sarapan.
Chicken
Adobo with Rice: ayam yang dimasak dengan kecap, cuka,
bawang putih, dan rempah, lalu disajikan bersama nasi.
Sinigang
with Rice: sup asam khas Filipina yang biasanya
disantap bersama nasi putih.
Dari kelima negara di
atas, terlihat bahwa nasi bukan cuma milik kuliner Indonesia aja. Menariknya,
meskipun sama-sama makan nasi, cara setiap negara menikmatinya bisa sangat
berbeda. Jenis beras, cara memasak, lauk pendamping, hingga kebiasaan makan
masyarakatnya turut membentuk budaya nasi di masing-masing negara.
Dari ragam kuliner di
atas, mana yang juga menjadi favorit teman-teman? Moga infonya bermanfaat dan
makasih banyak ya udah mampir.
Comments
Post a Comment
Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.