Nasi putih dan diabetes sering kali dianggap sebagai "musuh bebuyutan" yang harus dijauhi. Padahal, penderita diabetes sebenarnya masih bisa menikmati nasi putih, tanpa perlu merasa bersalah. Kuncinya, bukan nggak makan nasi putih sama sekali. Teman-teman cukup tau takaran porsi nasi putih yang tepat untuk penderita diabetes. Dengan porsi yang terukur, Teman-teman tetap bisa kenyang sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Apa
kabar, teman-teman?
Bagi pasien diabetes, mereka disarankan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, termasuk nasi putih. Banyak ahli kesehatan yang menyarankan untuk mengganti nasi putih dengan karbohidrat kompleks atau biji-bijian, dengan indeks glikemik rendah.
Rekomendasi
seperti inilah yang membuat penderita diabetes berpikir, apakah nasi putih
masih aman dikonsumsi? Jawabannya, pasien dengan gula darah tinggi masih bisa
mengonsumsi nasi putih dengan bijak.
Menurut
Organisasi Nirlaba asal Inggris Diabetes UK, takaran nasi putih untuk satu porsi
makan sekitar 180 gram. Biar lebih mudah dikira-kira, 180 gram nasi putih
setara dengan jumlah nasi yang bisa ditangkupkan dua telapak tangan.
Nasi
putih termasuk sebagai karbohidrat sederhana, dan ketika dikonsumsi, dipecah
menjadi glukosa. Karena itu, nasi putih memiliki indeks glikemik sedang dengan
skor 70, dan harus dibatasi konsumsi hariannya.
Tips Memasak Nasi untuk Penderita Diabetes
Buat
pasien diabetes, teman-teman bisa menggunakan cara khusus saat memasak nasi
untuk mengurangi kadar gulanya. Salah satu tips memasak untuk penderita
diabetes, mirip ketika ingin membuat nasi goreng.
Untuk
membuat nasinya, pertama teman-teman memasak beras putih seperti biasanya.
Setelah nasi matang dan tanak, dinginkan nasi. Kemudian simpan nasi putih dalam
lemari es sebelum dikonsumsi.
Pengolahan
nasi seperti ini, mengandung lebih banyak pati resisten daripada nasi yang baru
dimasak. Mendiamkan nasi dapat mengubah struktur pati yang memengaruhi daya
cerna pati di dalam tubuh.
Nggak
cuma itu, cara ini bahkan dapat menurunkan indeks glikemik dalam nasi putih.
Jadi, kalau pasien diabetes masih kesulitan untuk mengurangi nasi putih,
teman-teman bisa mencoba cara ini sebelum menggantinya dengan karbohidrat
kompleks lainnya.
Meskipun
pasien diabetes udah mengonsumsi “nasi dingin,” porsinya juga perlu
diperhatikan. Sebaiknya, tetap batasi konsumsi nasi putih, biar nggak terlalu
memengaruhi kadar gula dalam darah.
Pola Hidup Sehat untuk Pasien Diabetes selain
Membatasi Nasi Putih
Selain
membatasi dan mengolah nasi putih, pasien diabetes bisa melakukan beberapa pola
hidup sehat ini agar kadar gula darah terjaga:
Mengonsumsi Makanan Sehat
Bagi
pasien diabetes, ini saat yang tepat untuk memasak makanan yang dikonsumsi
sehari-hari. Dengan resep yang sederhana, rendah gula, dan rendah garam,
penderita diabetes tetap bisa mengonsumsi makanan yang lezat tanpa khawatir
gula darah melonjak.
Apalagi
kalau memasak makanan sendiri, kita bisa memilih setiap bahan dan takarannya
sesuai dengan batas konsumsi. Jangan lupa juga untuk menambah porsi protein,
sayuran, dan biji-bijian yang diolah dengan cara sehat untuk memenuhi asupan
nutrisi.
Bijak Memilih Camilan
Seringkali,
pasien diabetes udah menjaga asupan makanan pokok, tapi sering makan camilan
nggak sehat. Kalau terasa lapar, camilan sehat seperti yogurt tanpa pemanis,
kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran jadi pilihan yang tepat.
Hindari
camilan siap saji seperti biskuit, keripik, atau cokelat. Selain itu, camilan
sebaiknya dimakan ketika perut terasa benar-benar lapar. Kalau perut belum
benar-benar lapar, cobalah alihkan perhatian, biar nggak mengonsumsi camilan
nggak sehat.
Aktif secara Fisik
Aktivitas
fisik seperti olahraga membantu sel-sel bereaksi pada insulin. Apabila
dilakukan secara rutin, kegiatan ini, secara nggak langsung dapat membantu
untuk menurunkan kadar gula darah.
Sama
seperti orang pada umumnya, penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2 disarankan
untuk berolahraga 150 menit setiap minggu. Pasien bisa melakukan olahraga
dengan intensitas sedang, karena nggak ada olahraga yang khusus dilakukan untuk
penderita diabetes.
Tidur dengan Waktu Cukup
Walaupun
terlihat sepele, orang dengan kualitas tidur yang buruk dapat berpengaruh pada
kadar gula darah. Kurang tidur dalam jangka waktu panjang, dikaitkan dengan
masalah gula darah tinggi pada pasien pra-diabetes maupun diabetes.
Di
sisi lain, seperempat penderita diabetes mempunyai waktu tidur yang buruk,
antara kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam. Karena itu, usahakan untuk
tidur 7-8 jam per hari untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan gula darah.
FAQ
Berapa kali sehari penderita diabetes makan
nasi?
Hingga
saat ini, nggak ada aturan resmi dari lembaga kesehatan di Indonesia maupun
dunia, soal banyaknya konsumsi nasi bagi pasien diabetes. Sebaiknya, setiap
pasien menyesuaikan porsi dan kualitas karbohidrat yang dikonsumsi.
Adakah cara menghilangkan kandungan gula dari
nasi?
Kandungan
gula dalam nasi nggak dapat dihilangkan sepenuhnya. Namun, jumlahnya bisa
dikurangi dengan teknik mendinginkan nasi. Teman-teman bisa mendinginkan nasi
setelah dimasak, lalu diamkan dalam kulkas, setelah itu baru dikonsumsi.
Jam makan penderita diabetes?
Nggak
ada jam makan khusus yang diwajibkan bagi penderita diabetes. Namun, American
Diabetes Association (ADA), dan Lembaga Kesehatan Amerika Serikat (CDC)
menyarankan agar pasien diabetes makan secara teratur dan konsisten setiap
hari.
Nantinya,
penderita diabetes bisa menyesuaikan jadwal makan dengan kebutuhan, aktivitas,
dan obat yang dikonsumsi setiap hari.
Review Susu You & Milk Diabalance, Susu Almond Rendah Gula untuk Diabetes
Mengatur
takaran nasi putih memang jadi langkah awal yang krusial bagi penderita
diabetes. Tapi, kalau mau menjaga gula darah tetap stabil, langkah teman-teman
nggak berhenti sampai di situ.
Hal
paling penting yang harus dilakukan adalah menjaga asupan gula harian. Nah,
kalau teman-teman butuh asupan lengkap dan rendah gula, teman-teman bisa
mencoba minum Susu Diabetes
You & Milk Diabalance!
Susu
nabati ini berbahan dasar almond dengan indeks glikemik rendah dan nggak memicu
lonjakan gula darah. You & Milk Diabalance juga kaya serat, magnesium, dan
asam lemak, berbagai nutrisi yang dibutuhkan orang dengan gula darah tinggi.
Selain itu, You &
Milk Diabalance dilengkapi dengan isomaltulosa, karbohidrat lepas lambat yang
bikin kenyang lebih lama. Rasa dari susu nabati ini juga tetap nikmat karena
manisnya alami dari stevia yang 0 kalori.
Jadi,
apakah teman-teman udah siap sehat tanpa gula darah melonjak dengan You &
Milk? Moga infonya bermanfaat ya dan makasih banyak udah mampir.


Comments
Post a Comment
Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.