Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Pulau Kalimantan dalam beberapa bulan belakangan ini, siapa sangka, telah melakukan perjalanan jauh hingga ke Jakarta. Lantas, seperti apa keadaan ibu kota negara saat ini, saat asap dari Kalimantan udah "merantau" ke sana? Mari simak ulasan lengkapnya.

Asap Karhutla Kalimantan Dikabarkan sudah "Merantau" ke Jakarta
Apa kabar, teman-teman?
Belum lama ini, ramai kabar di media sosial mengenai kondisi Jakarta dan sekitarnya yang terkena debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Lalu, kemarin, dari informasi yang saya baca di akun Instagram Narasi Newsroom, langit Jakarta dan sekitarnya kembali kelabu.
Pada Jumat
(16/10/2026), berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (BMKG), terdeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan yang udah
memasuki atmosfer Jakarta, meski belum mencapai permukaan tanah. Informasi
tersebut dipantau melalui citra satelit Himawari-9.
Lalu hingga Jumat pagi
pukul 08.00 WIB, indikasi asap karhutla juga teridentifikasi di sebagian
wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
Karena kedatangan sang
"perantau" ini, masyarakat pun diimbau untuk mengikuti perkembangan
informasi kualitas udara dari sumber resmi. Tak lupa, bagi teman-teman yang
beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker yang
tepat. Serta sebisa mungkin untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, apabila
kualitas udara terasa semakin memburuk.
Gubernur DKI Jakarta,
Pramono Anung, juga menyatakan bahwa kualitas udara di Jakarta memang memburuk,
selama dua hingga tiga hari terakhir. Pernyataan tersebut didasarkan pada data
dari ratusan alat pemantau emisi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bukan
cuma berdasarkan data BMKG aja.
Insyaallah, teman-teman
semua yang berada di Jakarta dan sekitarnya, senantiasa dilindungi Allah, dan selalu
diberikan kesehatan, baik saat beraktivitas di dalam maupun di luar ruangan. Semoga
masalah asap karhutla ini cepat selesai, karena tentu aja kita semua nggak
ingin terdampak kondisi udara yang buruk. Moga informasi ini bermanfaat untuk
teman-teman semua. Makasih banyak ya udah mampir.
Comments
Post a Comment
Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.