Karhutla yang terjadi di Pulau Sumatra juga memberikan dampak berupa kabut asap di Kota Padang, Sumatra Barat. Bahkan, pagi ini tercatat bahwa kualitas udara di ibu kota Sumatra Barat ini sudah masuk kategori berbahaya. Bagaimana kondisi lengkapnya? Mari simak tulisan di bawah ini.

Kondisi Udara Kota Padang dalam Kategori Berbahaya
Apa kabar, teman-teman?
Dua bulan lalu, saya kembali dari Kota Padang dengan suasana langit yang tampak kelabu. Awalnya, saya kira mendung karena mau hujan. Eh ternyata, setibanya di stasiun, langit terbilang cerah, tetapi warnanya tetap kelabu. Gimana ya menjelaskannya? Pokoknya, kondisi langit saat itu, nggak seterang biasanya ketika matahari mulai terik.
Sejak itu, kabar
tentang kualitas udara di Kota Padang kian memburuk. Memang, sempat ada hujan
deras yang membuat langit Kota Padang kembali cerah.
Namun, berdasarkan
informasi dari akun Instagram Diskominfo Kota Padang, kualitas udara di Kota
Padang pada Jumat (16/10/2026) pukul 07.00 WIB sudah tercatat berada dalam
kategori berbahaya, dengan angka ISPU 480 untuk polutan PM2.5.
Pemerintah Kota Padang
pun mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Sementara masyarakat
yang harus tetap beraktivitas di luar rumah diimbau untuk menggunakan masker
yang sesuai.
Masyarakat Kota Padang
juga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, serta memantau perkembangan
kualitas udara terkini melalui akun Instagram resmi @diskominfokotapadang.
Insyaallah, di mana pun
kita berada, Allah melindungi kita dari marabahaya dan menjaga kesehatan kita
semua. Gimana kondisi udara di lingkungan tempat tinggal teman-teman? Semoga
informasi ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Makasih banyak sudah mampir.
Comments
Post a Comment
Hai temans, makasih banyak ya udah meluangkan waktu untuk mampir. Semua komen dimoderasi dulu ya. Jangan lupa untuk mampir pada postingan lainnya.