Main ke Silungkang Playground Padang

Silungkang Playground – arena permainan anak-anak indoor di Kota Padang, yang juga dilengkapi dengan cafe, serta restoran. Rekomendasi wisata anak di Sumatera Barat.

Apa kabar, teman-teman?


Setelah sebelumnya berbagi cerita liburan ke Kids Kingdom Playground, kali ini Kakak Giva dan Adek Devin mau berbagi cerita juga, pas liburan ke Silungkang Playground. Oh ya, buat teman-teman yang pingin mampir juga ke post Kids Kingdom, bisa klik link ini aja ya -) Main ke Kids Kingdom Playground Padang


Liburan ke Silungkang Playground ini sebenernya dalam rangka merayakan ulang tahun Giva. Jadi rasanya udah dari sebulan sebelumnya, haha... Giva udah heboh, kalau pas ulang tahun nanti, mau ngajak nenek dan Bu Ita merayakan di mana.


Setelah capcipcup belalang kuncup, jadilah ibunya Giva memutuskan untuk main ke Silungkang Playground aja.


Nenek Giva dan saya berangkat dari kampung naik kereta. Hari Minggu yang berbarengan dengan tanggal gajian, haha... Kereta pun dipenuhi dengan bapak ibu yang bawa anak-anak. Pada mau ke Transmart Padang kayaknya. Baru kali ini naik kereta api di Padang yang nggak kebagian kursi.


Jadilah kami berdiri, tapi Alhamdulillah di sebelah nenek Giva diri, ada 2 kursi yang ditempati perempuan muda dan ibunya yang udah sepantaran nenek Giva deh. Jadinya mereka berbagi kursi, untuk ditempati bertiga dengan nenek Giva. Lubuk Alung – Padang itu lumayan jauh juga.


Turun stasiun, saatnya nunggu rombongan Giva sekeluarga datang. Tadinya pikir kami, akan langsung pulang ke rumah Giva aja, karena sebelumnya, ibunya udah pamer kue ulang tahun, haha... Eh ternyata, mau main dulu ke Silungkang Playground, horeyyy...


Eh Bu Ita girang amat mau ke playground? Haha... Iya dong. Selain bisa lihat Giva dan Devin main, jadi bisa nulis tentang rekomendasi playground di Padang juga kan...

 


Alamat dan Jam Operasional Silungkang Playground




Silungkang Playground ini berada di Jl. Sawahan. Kota Padang. Kalau kita naik kereta dan turun di Stasiun Simpang Haru, ini pas keluar stasiun udah langsung berhadapan dengan Silungkang Restoran. Nah Silungkang Playground ini ada di sebelah kanannya, masih 1 area yang gedeee bangeeettt...


Kami nyampe sana sekitar jam 12an, ketika langit di Kota Padang lagi panas-panasnya, haha... Turun mobil, cepet-cepetlah kami berjalan masuk. Silungkang Playground ini udah buka dari jam 11 pagi s/d jam 9 malam, untuk weekdays dan weekends ya.

 


Harga Tiket Silungkang Playground Padang


Harga tiket di Silungkang Playground ini dibedakan antara weekdays dan weekends. Untuk weekdays dikenakan harga Rp. 50 ribu untuk 1 anak dan 1 pendamping. Lalu untuk weekends dikenakan harga Rp. 60 ribu untuk 1 anak dan 1 pendamping. Misalnya ada pendamping tambahan, akan dikenakan harga Rp. 20 ribu.


Tiap anak dan pendamping dikasih gelang untuk memasuki arena permainan. Oh ya, masuk ke dalam area permainan nggak boleh bawa tas ya. Tapi ada loker penitipan kok, andai memang nggak ada yang mau jagain tas.


Karena memang udah siap-siap mau ke Silungkang Playground, jadi Giva dan Devin udah pake kaos kaki. Seandainya teman-teman lupa, tentu bisa beli di tempat penjualan tiket ini.


Segala keperluan bayi dan anak-anak juga, macam diapers dll, ini juga dijual kok di tempat penjualan tiketnya.

 


Permainan di Silungkang Playground Padang




Karena memang 1 area dengan restorannya, jadi untuk parkirannya ya luas banget. Begitu masuk, di sisi kanannya itu ada cafe yang lebih ke kids menu. Nanti untuk cafe ini kita bahas di bawah aja ya...


Terus berjalan sampe ke tengah, kami pun menuju tempat pembelian tiket yang sekaligus menjual keperluan balita dan anak-anak. Selesai beli tiket, Giva dan Devin dikasih gelang dari kertas sebagai tanda masuk.


Nggak lupa kami narok sepatu dulu di rak yang udah disediakan. Karena memang ada neneknya Giva yang duduk di kursi tunggu, jadinya tas saya dan ibu Giva nggak perlu dititip di loker. Saya pun masuk bareng Giva, dan ibunya bareng Devin.


Begitu masuk, nuansa ala TK Islam pun begitu berasa. Sesuai dengan tagline-nya, “First Syar’i Playground in Town”. Jadi dindingnya itu penuh dengan lukisan huruf hijahiyah, trus kayak gambar-gambar ka’bah gitu, dan nuansa Islam lainnya.


Dari sisi kanan, ini berderet motor dan mobil-mobilan untuk para balita. Ada juga mainan lainnya untuk balita. Jadi area ini lebih ke untuk permainan balita.


Lalu di area tengah depan, ada semacam mini komedi putar. Kursinya ini yang unik, jadi kayak bola yang bisa untuk anak-anak duduk. Kalau ini permainan untuk anak usia TK dan SD.


Lanjut ke area belakang. Dari sisi kanan, ada semacam permainan yang biasa dimainkan di tempat outbound. Anak-anak yang melewati lorong dengan merangkak. Bisa dibilang, ini keunggulan dari Silungkang Playground ini. Permainan lorong ini cukup besar. Nanti bisa teman-teman lihat di video di bawah ya.


Permainan lorong ini berakhir dengan turun di 2 tempat. Bisa dengan melompat dari mini panjat tebing, atau lewat perosotan yang keduanya berakhir pada kolam mandi bola yang cukup besar. Permainan ini juga untuk anak usia TK dan SD.


Lalu di bawah permainan lorong ini berderet rumah-rumahan yang di dalamnya ada mainannya juga, misalnya kayak masak-masakan atau dokter-dokteran. Devin sempat masuk ke dalam salah 1 rumah ini.


Di sebelah kiri kolam mandi bola, ada lagi area trampolin. Kakak Giva sempat main sebentar. Diajak ke sana lagi nggak mau, haha... Jadinya nggak bisa videoin deh.


Kemudian di area depan kiri, ini juga ada kolam mandi bola untuk balita, dengan perosotannya yang pendek.


Giva juga sempat nyobain main kuda-kudaan yang berhadapan. Ini sebenernya untuk balita ya, haha... Maapin Giva yang nyobain sebentar.


Saya nggak banyak foto-foto ya, karena Giva dan Devin ini kalau lagi main, nggak gampang untuk disuruh foto dulu, haha... Jadinya diabadikan lewat video aja.




Yang 1 lagi bad mood, yang 1 mau jajan permen kapas, jadilah mainnya cuma sebentar aja. Ditambah lagi Giva kepikiran mau potong kue ulang tahunnya di rumah, haha... Namanya bocah ya, kadang maunya bisa berubah seketika.

 


Silungkang Cafe




Selesai main, ternyata neneknya Giva udah beli minuman dan jajanan juga. Di Silungkang Cafe ini ada paket fried chicken, dan juga jajanan lainnya yang memang lebih ke kids menu. Kemarin itu neneknya Giva beli sate nugget dan french fries untuk Kakak Giva dan Adek Devin.


Kemudian minumannya juga nenek Giva beli kopi dan entah itu lemon tea atau teh biasa ya, karena saya minum kopi sih.


Tempat makan minumnya juga ada di area depan dan belakang. Jadi cukup nyaman juga kok andai mau makan siang sekeluarga, sebelum atau sehabis bermain.


Di sebelah cafe, ada lagi kios es krim dan permen kapas. Giva pun beli permen kapas, yang warnanya bisa dipilih. Giva pilih yang warna pink, biar samaan dengan bajunya, haha...

 


Oke, ini dia cerita liburan Kakak Giva dan Adek Devin ke Silungkang Playground. Moga bermanfaat juga ya, bagi teman-teman yang lagi hunting playground di Kota Padang. Makasih banyak ya udah mampir... 

14 comments:

  1. Kayaknya seru juga dikunjungi bareng keluarga.

    Tapi karena saya masih sendiri, kayaknya saya lebih tertarik ama kereta apai di Padang. 🤭

    ReplyDelete
  2. Wah, asik tempatnya. Anak anak pasti betah banget main disini. Tiketnya juga lumayan terjangkau ya, terus ada tempat makannya pula. Pas banget habis main biasanya anak anak lapar

    ReplyDelete
  3. Playgroundnya bagus banget mba, cocok banget buat edukasi anak-anak ya sambil menghapal huruf hijaiah, suka dengan desain warnanya juga, pasti anak-anak suka banget sama tempat bagus dan mendidika seperti ini

    ReplyDelete
  4. Seneng banget Giva main di Silungkang playground 😊 Beda 10K ya HTM saat hari kerja dg libur. Asyiknya anak2 main di sini karena orangtua bisa melihat langsung sambil mereka menikmati makanan cafenya.

    ReplyDelete
  5. Waaa, senangnya bisa main. Kalau di daerahku ada, langsung otw gas ya. Mana tiketnya udah termasuk pendamping. Kan hemat budget jadinya, hehehe

    ReplyDelete
  6. Wah, seru banget bisa main sepuasnya di playground. Paling suka kalau di tempat bermain anak gini deket sama foodcourt, kalau laper tinggal melipir hehe

    ReplyDelete
  7. Bagus banget ya ini, anakku pasti senang dan susah diajak pulang kalau dibawa ke sini, wkwkkw

    ReplyDelete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P