Cetak Foto Online Kayak Majalah di ID Photobook

Album Photobook

Apa kabar, teman-teman?

Pada bulan Desember tahun lalu, salah seorang adik sepupu saya ada yang menikah. Boyonganlah kami ke sana, tapi memang cuma benar-benar keluarga besar aja yang berangkat, mengingat saat itu udah masuk musim liburan dan beli tiket kereta plus pesawat pun udah pada susyeee...


Bagi kerabat lainnya yang nggak bisa menyaksikan langsung, pastinya banyak yang kepo tanya-tanya tentang kelancaran acara di sana, yang salah satunya diisi dengan pertanyaan, “Mana foto-foto pernikahannya?”

Walau nggak bergerak layaknya video, rasanya hampir semua dalam moment spesial kehidupan seseorang selalu diabadikan dengan foto. Karena kalau menurut saya sih, melihat foto itu jauh lebih santai, tinggal buka album foto aja. Ini bedanya dengan video yang mesti melibatkan TV atau laptop dulu.

Kenapa nggak ngelihat di facebook atau instagram aja sih? Hemm... nggak semua om dan tante kami, serta kerabat lainnya yang menggunakan social media dalam keseharian. Lagipula kan nggak semua foto-foto itu di-upload ke facebook atau instagram.

Jadi kalau menurut saya, sebanyak apapun social media dengan segala fasilitasnya untuk meng-upload foto, yang namanya album photobook tetap akan abadi.

Ketika adek saya terpikir untuk mencetak foto-foto pernikahan, saya pun melihat upload-an foto teman-teman di instagram. Ajegileee... design-nya kayak majalah gitu, komen saya dalam hati.

Karena dalam caption postingannya tertulis, kalau mereka nyetak foto di ID Photobook, saya pun langsung kepoin instagram-nya, yaitu di id_photobook. Tadinya mah ya saya pikir bakalan mahal nyetak foto kayak majalah gitu, eh ternyata nggak juga kok.

Langsung saya minta adek untuk ngumpulin file foto-foto pernikahan sewaktu di Jawa, dan juga pas syukuran makan malam di Jakarta. Anggap aja ini hadiah kedua dari saya untuk pernikahan mereka, sebuah album foto unik.

Saya ingat betul kalau jaman SD dulu sering diajak ibu saya untuk cetak foto di daerah Jatinegara sana. Saya pun mesti bersabar menunggu kisaran 2 jam mungkin, sampai fotonya itu selesai dicetak, haha... Nah kalau di ID Photobook ini, karena cetak foto online, jadi cukup saya kirim aja semua file-nya lewat email.

Beberapa hari kemudian, paket saya pun akhirnya datang. Uwww... nggak sabar pokoknya pingin cepet-cepet dibuka...

ID Photobook
ID Photobook - Album Photobook
Album photobook-nya ini dikemas dalam sebuah hard box. Selain aman untuk pengiriman, bisa untuk menyimpan album biar nggak kotor. Lalu album cover-nya ini juga menggunakan hard cover yang bisa kita pilih modelnya.

Sewaktu akan mengirim file, kakak ID Photobook memang pesan, diusahakan resolusi fotonya yang cukup besar. Tapi dari file yang saya kirim itu, nggak semuanya foto dari kamera dengan resolusi besar kok. Ada juga yang foto-foto dari handphone.


Kalau foto saya resolusinya kecil, apa nantinya akan blur?


Album Photobook
ID Photobook - Album Photobook
Fotonya nggak akan blur, karena memang design-nya itu sesuai dengan resolusi fotonya. Kalau memang resolusinya nggak besar, nggak akan dibuat jadi satu halaman besar juga, tapi dikumpulan barengan foto dengan resolusi yang kurang lebih sama. Jadi 1 halaman itu bisa ada 2 atau 3 foto.

Jadi jangan khawatir ya kalau foto teman-teman cuma dari handphone. Daripada menuhin memori hp, kan ada baiknya dicetak aja.


Apa fotonya akan ada yang di-crop?

Semua hasil cetaknya sama dengan foto yang saya kirimkan. Jadi no crop. Cuma ada editing aja biar fotonya pun jadi makin cetarrr.

Apa sih keunggulan lainnya cetak foto online di ID Photobook?

Album Photobook
ID Photobook - Album Photobook
File foto yang saya kirimkan itu merupakan 4 tema foto, yaitu 2 pakaian adat Jawa, 1 pakaian adat Minang, dan 1 foto traveling. Nah foto-foto ini pun disusun sesuai temanya, dan saya boleh request kok untuk mengatur urutan temanya.

Selain itu juga ada hiasan-hiasan dan tulisan yang makin mempercantik album photobook-nya.


Berapa sih harga cetak foto online di ID Photobook?

Harga cetaknya mulai dari 99 ribu s/d 350 ribu, tergantung dari ukuran album dan kualitas yang teman-teman pilih. Kalau yang saya punya itu yang ukuran large.

Oh iya, dari info yang baca, ID Photobook lagi ngadain promo ultah nih s/d tanggal 10 November 2018. Cuss lah ke akun instagramnya untuk ceki-ceki promonya, hehe...


Berapa lama hasil cetak online di ID Photobook?

Kalau dari info kakak ID Photobook-nya sih antara 7 s/d 14 hari ya. Yang saya terima pun kurang lebih segitu.


Ini dia sedikit video yang berisi album photobook-nya adek saya ya...


Begitu adek saya terima, pastinya dia hepi banget ngelihat hasilnya dan berasa kayakkk... masuk majalah, haha...

Makasih banyak ya teman-teman udah mampir dan moga bisa jadi rekomendasi ya, bagi teman-teman yang lagi hunting cetak photo online berkualitas.

8 comments:

  1. MBaaa, aku jadi ingat foto nikahan aku yang belum di cettak. TRus kelahiran anak juga blas blm ada yang dic etak. Paling menyedihkan pas umrah sekeluarga, karena ga sempat di cetak dan di back up, fotonya ilag semua. Hanya tersisa foto2 yang aku share di grup keluarga :(

    ReplyDelete
  2. Dan enak juga ya jadi memandang fotonya gitu. Ada design di belakangnya, terus gakperlu ada drama foto menempel di plastik album foto, terus diambil jadi sobek (pengalaman nih). Kalau pakai Photobook gini, selain photo udah jadi kayak majalah, kita bisa memesan sesuai tema yang kita mau.

    ReplyDelete
  3. wah pengen banget cetak foto pakai id photobook harganya murah banget ya dan nggak lama jadinya :) langsung pesan nih

    - diarysivika.com -

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Vika foto2 travelingnya banyak nih :D

      Delete
  4. Pengen punya album foto. Ih... foto2ku berserakan di mana-mana. Kalau punya album foto gini, gampang ya kalau pengen lihat-lihat. Kayaknya keren deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya biar bisa ditarok di ruang tamu juga mba, haha...

      Delete
  5. Aku masiiih aja penasaran antara mau dan ga untuk cetak foto di photobook ini. Kahwatir aja jadi di-crop banyak hiks. Beda kualitas emang bisa milih kualitasnya? Eh gimana ya? Langsung bedasarkan jumlah foto dan harga gitu? Kita bisa kasih tanda ga foto mana yg mau full dan mana yg boleh diperkecil?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan diriku udah tulis, nggak ada yang di-crop, haha... Cuma di resize. Iya kalau setting bisa dibicarakan dengan admninnya aja, Mba Nurul :D

      Delete

Hai, temans... Makasih banyak ya udah mampir. Semua komen lewat jalur moderasi dulu ya :D Don't call me "mak" or "bund", coz I'm not emak-emak or bunda-bunda :P

Mohon maaf untuk komen cuma bisa untuk akun yang punya G+ ya :)